Pertunjukkan Kuda Lumping ini sedang digelar di pelataran depan Museum Fatahillah, Jakarta. Lengkap dengan tabuhan gendang, kenong, dan gong, para pemain Kuda Lumping ini bermain dengan api, pocongan, dan memakan bohlam lampu (lihat Ketika Bohlam Bergemeretak di Kota Tua).
Banyak versi tentang asal-usul atraksi Kuda Lumping yang merupakan tarian rakyat ini. Diantaranya adalah menyimbolkan semangat perlawanan rakyat yang ditindas oleh penguasa kerajaan di Jawa. Tapi cerita lain menyebutkan kuda lumping bermula dari kisah perlawanan Raden Patah melawan penjajah Belanda.
Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini.
Kirim komentar