Setu Patok 2026: Wisata Danau Cirebon dengan Panorama Gunung Ciremai dan Sunset

Rate this post

Setu Patok menawarkan wajah Cirebon yang cukup berbeda dari deretan keraton, wisata religi, dan kuliner yang selama ini lebih populer. Hamparan air yang luas, perbukitan di sekitar kawasan, serta Gunung Ciremai yang dapat terlihat di kejauhan ketika cuaca cerah membuat tempat ini cocok untuk wisata santai tanpa agenda terlalu padat. Publikasi terbaru pada Juli 2026 juga masih menempatkan panorama perairan, perbukitan hijau, dan latar Ciremai sebagai daya tarik utama kawasan.

Read More

Destinasi yang juga dikenal sebagai Danau Setu Patok atau Waduk Setu Patok ini berada di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Karakternya sederhana: datang untuk menikmati pemandangan, duduk di tepian, memotret lanskap, memancing, atau menunggu matahari sore. Jika ingin menyusun perjalanan lebih lengkap, rekomendasi wisata Cirebon dapat dipadukan dengan kunjungan ke kawasan sejarah dan kuliner kota.

Setu Patok juga mempunyai fungsi yang lebih penting daripada sekadar tempat rekreasi. Kawasan ini merupakan waduk yang telah lama berhubungan dengan pengairan dan kehidupan masyarakat sekitar. Pemerintah Kabupaten Cirebon sendiri masih memasukkan Setu Patok sebagai kawasan pariwisata yang diarahkan untuk dikembangkan secara terpadu dengan tetap memperhatikan pelestarian alam dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Poin Penting Setu Patok

Lokasi: Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat
Jenis wisata: Danau/waduk, wisata alam, rekreasi santai
Daya tarik utama: Panorama air, perbukitan, pemandangan Gunung Ciremai, suasana sore dan sunset
Fungsi kawasan: Waduk, pengairan, perikanan dan kawasan rekreasi
Harga tiket: Area utama umumnya dapat dinikmati dengan biaya relatif murah; beberapa aktivitas dan parkir dapat berbayar
Jam operasional: Kawasan danau terbuka, tetapi fasilitas atau aktivitas wisata tertentu memiliki waktu operasional masing-masing
Durasi kunjungan: Sekitar 1–3 jam
Waktu terbaik: Pagi atau sekitar pukul 15.30 hingga menjelang matahari terbenam
Cocok untuk: Keluarga, pasangan, fotografer, pemancing, solo traveler, komunitas
Aktivitas populer: Menikmati panorama, fotografi, piknik santai, memancing
Perlengkapan penting: Air minum, alas kaki nyaman, topi/payung, kamera, perlengkapan memancing jika diperlukan

Catatan Penting

Setu Patok merupakan kawasan waduk yang kondisi airnya dapat berubah mengikuti musim dan pengelolaan sumber daya air. Pada musim kemarau, permukaan air dapat menyusut dan karakter lanskap bisa berbeda dibanding musim hujan. Jangan datang dengan ekspektasi bahwa kondisi danau selalu sama sepanjang tahun.

Informasi tarif parkir, perahu, aktivitas wisata, fasilitas, maupun akses ke bagian tertentu juga dapat berubah. Publikasi terbaru mencantumkan beberapa tarif aktivitas, tetapi angka tersebut sebaiknya hanya digunakan sebagai acuan awal, bukan harga mutlak untuk seluruh periode 2026.

Utamakan keselamatan ketika berada dekat air. Jangan berenang atau masuk ke bagian waduk yang tidak secara resmi dinyatakan aman untuk aktivitas wisata, terutama ketika membawa anak-anak.

Lokasi Setu Patok

Setu Patok berada di Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dokumen perencanaan Kabupaten Cirebon juga menempatkan objek wisata alam Setu Patok secara administratif di Desa Setu Patok, Kecamatan Mundu.

Lokasinya berada di sebelah timur hingga tenggara kawasan perkotaan Cirebon sehingga masih relatif mudah dijangkau untuk perjalanan singkat. Dari pusat Kota Cirebon, wisatawan dapat menuju kawasan Mundu kemudian mengikuti akses menuju Desa Setupatok.

Karena tidak terlalu jauh dari pusat aktivitas Cirebon, destinasi ini bisa dikombinasikan dengan wisata sejarah dalam hari yang sama. Salah satu pilihan yang menarik adalah Keraton Kasepuhan sebelum bergerak menuju Setu Patok pada sore hari.

Sejarah dan Cerita Setu Patok

Sejarah Setu Patok memiliki dua lapisan yang perlu dibedakan, yaitu catatan mengenai pembangunan waduk dan cerita lokal yang berkembang di tengah masyarakat.

Sejumlah catatan lokal menyebut pembangunan atau pengembangan waduk pada masa kolonial berlangsung pada dekade 1920-an. Salah satu dokumentasi masyarakat menyebut proses pembangunan sekitar 1921–1927, sedangkan sumber lain menyebut bendungan dikembangkan oleh pemerintah kolonial pada periode 1921–1925. Karena terdapat variasi tahun, lebih aman memahami bahwa konstruksi modern Setu Patok berkembang pada dekade 1920-an.

Dalam cerita masyarakat, kawasan Desa Setu dahulu kerap mengalami persoalan luapan Sungai Nanggela. Nama tokoh seperti Kiai Entol Rujitnala juga muncul dalam kisah lokal mengenai usaha masyarakat menghadapi banjir. Namun bagian tersebut lebih tepat dipahami sebagai cerita lokal dan tradisi lisan, bukan disamakan begitu saja dengan dokumen konstruksi teknik waduk.

Nama Setu Patok sendiri kerap dijelaskan dari kata “setu” atau “situ” yang berarti danau, sedangkan “patok” merujuk pada penanda. Cerita mengenai asal-usul nama mempunyai beberapa versi sehingga tidak perlu dipaksakan menjadi satu narasi tunggal.

Bagi wisatawan yang menyukai cerita tempat dan bentang alam, referensi wisata alam Indonesia dapat menjadi inspirasi perjalanan ke danau atau waduk lain dengan karakter berbeda.

Daya Tarik Setu Patok

1. Hamparan Air yang Luas

Daya tarik paling sederhana sekaligus paling kuat adalah bentang perairannya. Dari tepian tertentu, pandangan terbuka cukup lebar sehingga suasana terasa lebih lapang dibanding wisata perkotaan Cirebon.

Saat angin relatif tenang, permukaan air dapat terlihat lebih halus dan cocok untuk fotografi lanskap. Karakter seperti inilah yang membuat Setu Patok lebih cocok dinikmati dengan tempo santai daripada diburu sebagai destinasi penuh wahana.

2. Panorama Gunung Ciremai

Gunung Ciremai menjadi elemen visual yang membuat lanskap Setu Patok semakin menarik. Dalam cuaca cerah, gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut dapat terlihat dari kejauhan dan memberikan latar dramatis di balik perairan. Publikasi RRI pada 18 Juli 2026 juga menyoroti Ciremai sebagai bagian penting dari panorama Setu Patok.

Pemandangan tentu sangat bergantung pada cuaca. Awan tebal, kabut, atau kondisi atmosfer dapat membuat gunung tidak terlihat, sehingga jangan menjadikan kemunculan Ciremai sebagai sesuatu yang pasti.

3. Suasana Sunset

Sore menjadi salah satu waktu favorit untuk berkunjung. Cahaya matahari yang lebih rendah memberikan warna hangat pada langit dan permukaan air, sementara suhu juga biasanya lebih nyaman dibanding tengah hari.

Jika ingin memotret, datang sekitar satu jam sebelum matahari tenggelam. Anda memiliki waktu untuk mencari sudut terbaik tanpa terburu-buru.

Inspirasi destinasi dengan suasana serupa juga bisa ditemukan melalui rekomendasi wisata Indonesia untuk perjalanan berikutnya.

4. Perbukitan di Sekitar Waduk

Selain air, lingkungan sekitar Setu Patok memberikan dimensi tambahan pada panorama. Beberapa sudut memperlihatkan perpaduan waduk dengan perbukitan dan vegetasi.

Pemandangan tersebut menjadi lebih menarik ketika kondisi sekitar sedang hijau. Pada musim kemarau panjang, tampilannya dapat berbeda dan warna lanskap cenderung lebih kering.

5. Suasana Lokal yang Tidak Terlalu Formal

Setu Patok bukan destinasi dengan karakter taman rekreasi modern yang seluruh sudutnya ditata sebagai wahana. Justru suasana lokal dan aktivitas masyarakat di sekitar waduk menjadi bagian dari pengalaman.

Wisatawan dapat datang untuk duduk santai, menikmati makanan sederhana dari warung sekitar jika tersedia, atau sekadar menghabiskan sore dengan suasana terbuka.

Bagi yang menyukai perjalanan semacam ini, jelajah destinasi Nusantara dapat membantu menemukan tempat dengan karakter lokal yang kuat.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Aktivitas paling mudah adalah menikmati panorama dan berkeliling area tepian yang dapat diakses pengunjung. Tidak perlu jadwal khusus; cukup pilih lokasi aman kemudian nikmati suasana danau.

Fotografi menjadi aktivitas yang sangat cocok, terutama untuk lanskap dengan air, perbukitan, Gunung Ciremai, dan langit sore. Kamera ponsel pun sudah cukup selama cuaca mendukung.

Memancing juga sejak lama dikaitkan dengan potensi rekreasi Setu Patok. Dokumen Pemerintah Kabupaten Cirebon bahkan menyebut kawasan ini berpotensi dikembangkan untuk pemancingan dan kegiatan outbound.

Jika ingin memancing, membawa peralatan sendiri lebih aman karena ketersediaan penyewaan alat tidak selalu dapat dipastikan. Pastikan juga memilih titik yang diizinkan dan tidak mengganggu aktivitas lain.

Untuk keluarga, aktivitas terbaik justru bisa sesederhana piknik ringan dan melihat pemandangan. Jangan biarkan anak bermain terlalu dekat dengan air tanpa pengawasan.

Harga Tiket Setu Patok 2026

Setu Patok dikenal sebagai salah satu tempat rekreasi yang relatif murah. Beberapa sumber masih menyebut akses utama ke area danau tidak menggunakan tiket masuk reguler seperti taman rekreasi, tetapi pengunjung dapat dikenai biaya parkir atau membayar aktivitas tertentu.

Publikasi terbaru mencantumkan parkir motor sekitar Rp3.000, mobil sekitar Rp5.000, serta biaya tertentu untuk akses atau aktivitas perahu. Angka tersebut cukup digunakan sebagai gambaran anggaran, bukan tarif yang dijamin berlaku setiap saat.

Karena kawasan cukup luas dan memiliki beberapa titik aktivitas, tarif dapat berbeda bergantung lokasi, pengelola, maupun layanan yang digunakan. Siapkan uang tunai pecahan kecil agar lebih praktis.

Untuk mencari alternatif wisata murah lainnya, Anda dapat melihat inspirasi tempat wisata Jawa Barat sebelum menyusun itinerary.

Jam Operasional Setu Patok

Sebagai kawasan waduk terbuka, Setu Patok tidak selalu memiliki pola jam buka-tutup tunggal seperti museum. Beberapa informasi wisata menyebut kawasan dapat diakses sepanjang hari, tetapi hal tersebut tidak berarti seluruh fasilitas, parkir, perahu, warung, atau aktivitas wisata tersedia 24 jam.

Untuk kunjungan wisata biasa, waktu antara pagi hingga menjelang malam jauh lebih masuk akal. Datang saat kondisi masih terang juga lebih aman untuk mengenali tepian dan akses jalan.

Hindari menjelajah bagian sepi pada malam hari jika tidak memahami kondisi kawasan.

Fasilitas Setu Patok

Fasilitas di sekitar Setu Patok berkembang mengikuti titik kunjungan. Beberapa informasi mencatat keberadaan area parkir, warung, tempat ibadah, dan toilet di kawasan tertentu. Namun jangan mengasumsikan fasilitas tersebar merata di seluruh tepian waduk.

Jika datang bersama keluarga, pilih titik yang sudah biasa digunakan wisatawan agar lebih mudah mendapatkan tempat parkir dan kebutuhan dasar.

Warung lokal juga bisa menjadi pilihan untuk membeli makanan ringan atau minuman. Tetap bawa air minum sendiri sebagai cadangan.

Rekomendasi perjalanan keluarga lainnya dapat dilihat melalui PortalWisata sebelum menentukan tujuan tambahan.

Kondisi Air dan Musim

Setu Patok adalah waduk sehingga volume air sangat mungkin berubah sepanjang tahun. Musim hujan biasanya memberikan karakter berbeda dibanding puncak musim kemarau.

Ketika air menyusut, tepian dapat menjadi lebih luas dan lanskap terlihat berbeda dari foto-foto yang diambil saat kondisi waduk penuh. Karena itu, kondisi visual yang ditemukan di media sosial tidak selalu mencerminkan keadaan saat Anda datang.

Setelah hujan, beberapa bagian tanah di sekitar tepian juga dapat menjadi licin atau berlumpur. Gunakan alas kaki yang sesuai.

Keamanan di Area Waduk

Keselamatan menjadi hal yang lebih penting dibanding mengejar foto. Hindari berdiri terlalu dekat dengan bagian tepian yang curam, licin, atau tidak stabil.

Jangan memaksakan berenang hanya karena permukaan air terlihat tenang. Waduk dapat memiliki perbedaan kedalaman, dasar tidak rata, vegetasi air, dan kondisi arus yang tidak mudah terlihat dari permukaan.

Jika menggunakan perahu atau aktivitas air resmi, ikuti petunjuk operator dan gunakan alat keselamatan yang tersedia.

Panduan perjalanan ke destinasi alam lain dapat ditemukan melalui Jendela Alam sebagai referensi sebelum berwisata.

Akses Kendaraan dan Kondisi Jalan

Setu Patok relatif mudah dijangkau menggunakan sepeda motor maupun mobil. Dari pusat Cirebon, perjalanan diarahkan menuju kawasan Mundu kemudian Desa Setupatok.

Sumber wisata terbaru menyebut akses utama sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Namun kondisi jalan kecil menuju titik tepian tertentu dapat berbeda dengan jalan utama.

Jika baru pertama kali datang, lebih aman mengikuti jalur yang umum digunakan wisatawan daripada mengambil jalan tanah hanya karena terlihat lebih dekat pada peta.

Cara Menuju Setu Patok

Dari pusat Kota Cirebon, arahkan perjalanan menuju Kecamatan Mundu. Setelah memasuki kawasan tersebut, lanjutkan menuju Desa Setupatok dan gunakan navigasi digital untuk menentukan titik kunjungan yang paling sesuai.

Pengguna kendaraan pribadi memiliki fleksibilitas terbaik karena bisa langsung bergerak dari wisata kota menuju waduk. Wisatawan yang tiba dengan kereta api dapat melanjutkan perjalanan menggunakan taksi atau transportasi daring.

Setelah berwisata sejarah di Keraton Kanoman dan kawasan Cirebon, Setu Patok cocok ditempatkan sebagai tujuan sore karena karakter wisatanya lebih santai.

Waktu Terbaik Berkunjung

Untuk suasana tenang dan udara yang relatif nyaman, pagi sekitar pukul 07.00–09.00 dapat dipilih. Cahaya pagi juga cukup bagus untuk foto ketika cuaca cerah.

Namun jika prioritas utama adalah panorama matahari tenggelam, datang sekitar pukul 15.30–16.30. Sediakan waktu untuk memilih tempat sebelum cahaya sore berubah.

Hari kerja biasanya terasa lebih santai dibanding akhir pekan. Pada hari Minggu atau musim liburan, beberapa titik tepian dapat lebih ramai oleh pengunjung lokal.

Ide perjalanan akhir pekan lainnya dapat dicari melalui Jelajahi.id.

Tips, Trik, dan Saran

Tips

Bawa air minum, topi, alas kaki nyaman, dan pelindung matahari. Jika datang menjelang sore, obat antinyamuk juga dapat menjadi perlengkapan tambahan yang berguna.

Periksa prakiraan cuaca sebelum berangkat. Pemandangan Gunung Ciremai dan sunset jauh lebih bergantung pada kondisi atmosfer daripada fasilitas wisata.

Trik

Gabungkan Setu Patok dengan destinasi pusat Kota Cirebon. Pagi sampai siang digunakan untuk wisata sejarah atau kuliner, sedangkan sore diarahkan ke waduk.

Untuk fotografi, hindari hanya memotret permukaan air. Masukkan elemen pepohonan, tepian, perbukitan, atau Ciremai sebagai latar agar foto lebih mempunyai kedalaman.

Inspirasi menyusun itinerary wisata Indonesia dapat digunakan untuk perjalanan yang lebih panjang.

Saran

Jangan meninggalkan sampah di tepian waduk. Ruang wisata yang relatif alami mudah kehilangan daya tarik jika pengunjung tidak menjaga kebersihan.

Hindari masuk ke lahan warga atau area yang tidak terbuka untuk wisata tanpa izin. Ingat bahwa lingkungan Setu Patok juga merupakan ruang hidup dan aktivitas masyarakat.

Cocok untuk Siapa?

Setu Patok cocok untuk wisatawan yang menyukai tempat santai dan tidak membutuhkan banyak wahana. Pasangan dapat menikmati sore, keluarga bisa menghabiskan waktu di ruang terbuka, sedangkan fotografer mempunyai banyak peluang menangkap lanskap.

Pemancing juga dapat mempertimbangkan kawasan ini, tetapi tetap perlu memastikan titik yang digunakan aman dan diizinkan.

Untuk lansia, pilih titik yang aksesnya dekat dengan kendaraan dan permukaannya relatif rata. Anak kecil wajib terus diawasi karena keberadaan perairan terbuka.

Bagi pencinta panorama, rekomendasi wisata alam Nusantara juga menarik dijadikan referensi.

Itinerary Setu Patok 1 Hari

08.00–10.00: Mengunjungi salah satu keraton atau kawasan sejarah Cirebon.

10.00–12.00: Eksplorasi wisata budaya dan pusat kota.

12.00–13.30: Makan siang dengan kuliner khas Cirebon seperti empal gentong atau nasi jamblang.

13.30–15.00: Istirahat atau berburu oleh-oleh.

15.00–15.30: Perjalanan menuju Kecamatan Mundu dan Setu Patok.

15.30–18.00: Menikmati panorama waduk, fotografi, duduk santai, dan menunggu sunset apabila cuaca mendukung.

Referensi wisata keluarga Indonesia dapat digunakan jika ingin menambahkan tujuan ramah keluarga lainnya.

Itinerary Setu Patok 2 Hari

Hari Pertama

Mulailah dari kawasan Keraton Kasepuhan, Masjid Agung Sang Cipta Rasa, kemudian jelajahi pusat kuliner Cirebon. Sore dapat digunakan untuk bersantai tanpa mengejar terlalu banyak tempat.

Hari Kedua

Pagi hari dapat diarahkan menuju destinasi lain di Kabupaten Cirebon. Setelah makan siang dan beristirahat, berangkat ke Setu Patok sekitar pertengahan sore.

Nikmati kawasan hingga menjelang matahari tenggelam, kemudian kembali menuju pusat Cirebon sebelum terlalu malam. Ide perjalanan lintas daerah dapat dilihat melalui ExploreNusa.

Wisata Terdekat dari Setu Patok

Gua Sunyaragi cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati peninggalan sejarah sebelum beralih ke suasana alam.

Keraton Kasepuhan menjadi salah satu ikon sejarah Cirebon dan dapat dikunjungi pada pagi hari sebelum Setu Patok.

Keraton Kanoman juga menarik untuk perjalanan bertema budaya dan kesultanan.

Masjid Agung Sang Cipta Rasa dapat dikombinasikan dengan kawasan Kasepuhan sambil tetap menghormati aktivitas ibadah.

Jika ingin mendapatkan lebih banyak pilihan, daftar destinasi wisata Jawa Barat bisa menjadi referensi tambahan.

Rute dari Kota Besar

Dari Jakarta

Pengguna kendaraan pribadi dapat mengikuti Tol Trans Jawa menuju Cirebon kemudian keluar menuju jaringan jalan kota dan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Mundu. Kereta api menuju Cirebon juga menjadi pilihan praktis, kemudian perjalanan diteruskan dengan kendaraan lokal.

Dari Bandung

Perjalanan dari Bandung dapat menggunakan mobil, bus, atau kereta api. Setelah tiba di Cirebon, lanjutkan menuju Mundu dan Desa Setupatok.

Dari Semarang

Dari Semarang, rute darat dapat mengikuti Tol Trans Jawa atau koridor Pantura menuju Cirebon. Pilihan kereta api juga tersedia pada berbagai jadwal.

Bagi wisatawan yang melakukan road trip lebih panjang, inspirasi jelajah Indonesia dapat membantu mengombinasikan Cirebon dengan kota lain di jalur utara Jawa.

FAQ Setu Patok

1. Di mana lokasi Setu Patok?

Setu Patok berada di Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

2. Apakah Setu Patok dan Danau Setu Patok tempat yang sama?

Ya. Nama Setu Patok, Situ Patok, Danau Setu Patok, dan Waduk Setu Patok umumnya merujuk pada kawasan perairan yang sama di Kecamatan Mundu.

3. Berapa harga tiket Setu Patok 2026?

Area utama dikenal sebagai wisata yang relatif murah dan pada beberapa titik tidak menerapkan tiket masuk reguler. Parkir serta aktivitas tertentu dapat dikenai biaya, sehingga cek kembali tarif yang berlaku saat datang.

4. Apakah Setu Patok buka 24 jam?

Kawasan waduk bersifat terbuka dan beberapa informasi menyebut dapat diakses sepanjang hari, tetapi fasilitas dan aktivitas wisata tidak otomatis tersedia 24 jam. Kunjungan saat masih terang lebih direkomendasikan.

5. Apa daya tarik utama Setu Patok?

Daya tarik utamanya adalah hamparan perairan, perbukitan, pemandangan Gunung Ciremai saat cuaca cerah, serta suasana sunset.

6. Apakah bisa memancing di Setu Patok?

Memancing merupakan salah satu aktivitas yang sejak lama dilakukan di kawasan dan juga disebut sebagai potensi wisata dalam dokumen Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pilih titik yang aman dan diizinkan.

7. Apakah Setu Patok cocok untuk anak-anak?

Cocok untuk wisata santai keluarga, tetapi anak harus selalu diawasi karena kawasan berada di sekitar perairan terbuka.

8. Kapan waktu terbaik ke Setu Patok?

Pagi cocok untuk suasana lebih tenang, sedangkan sore sekitar pukul 15.30 hingga matahari terbenam menjadi pilihan terbaik untuk menikmati cahaya dan panorama.

9. Apakah Gunung Ciremai selalu terlihat dari Setu Patok?

Tidak. Gunung Ciremai dapat terlihat saat cuaca dan visibilitas mendukung. Awan atau kabut bisa menutup panorama sewaktu-waktu.

10. Berapa lama waktu ideal di Setu Patok?

Sekitar satu hingga tiga jam sudah cukup untuk menikmati panorama, berfoto, piknik ringan, atau menunggu sunset.

Penutup

Setu Patok cocok dimasukkan ke itinerary Cirebon ketika Anda ingin menyeimbangkan perjalanan sejarah dan kuliner dengan suasana alam yang lebih santai. Panorama perairan, perbukitan, dan kesempatan melihat Gunung Ciremai membuat tempat ini mempunyai karakter berbeda dari destinasi perkotaan.

Kunci menikmati Setu Patok adalah datang dengan ekspektasi yang tepat. Tempat ini bukan taman rekreasi besar dengan deretan wahana, tetapi kawasan waduk yang paling menyenangkan ketika digunakan untuk duduk santai, fotografi, memancing, atau menikmati perubahan warna langit sore.

Datanglah saat cuaca bagus, pilih titik yang aman, jaga kebersihan, dan jangan memaksakan aktivitas air di area yang tidak resmi. Dengan waktu kunjungan yang tepat, Setu Patok bisa menjadi penutup perjalanan sehari di Cirebon yang sederhana tetapi tetap berkesan.

Keyword Terkait

Setu Patok 2026, Setu Patok Cirebon, Danau Setu Patok, Situ Patok Cirebon, Waduk Setu Patok, tiket Setu Patok, harga tiket Setu Patok 2026, jam buka Setu Patok, lokasi Setu Patok, wisata Mundu, wisata Kabupaten Cirebon, wisata Cirebon 2026, danau di Cirebon, sunset Setu Patok, Gunung Ciremai dari Setu Patok, memancing Setu Patok, wisata alam Cirebon, Desa Setupatok, wisata Jawa Barat, rute Setu Patok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *