Curug Sawer Situ Gunung merupakan salah satu air terjun populer di Kabupaten Sukabumi yang menawarkan kombinasi hutan tropis, trekking, udara pegunungan, dan gemuruh air setinggi sekitar 35 meter. Lokasinya berada di kawasan Situ Gunung, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, dan menjadi bagian dari kawasan Gunung Gede Pangrango. Keindahan perjalanan menuju air terjun bahkan menjadi bagian penting dari pengalaman karena pengunjung akan melewati pepohonan lebat serta jalur wisata yang tertata.
Curug ini semakin dikenal karena dapat dikunjungi dalam satu rangkaian perjalanan dengan Jembatan Gantung Situ Gunung. Jalur biasa dari pintu masuk menuju Curug Sawer memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer, sedangkan pilihan melewati jembatan gantung dapat memangkas perjalanan sekitar 500 meter. Sesampainya di lokasi, pengunjung dapat menikmati air terjun dari area berpagar dan jembatan kayu yang berada cukup dekat dengan derasnya aliran air.
Pada 2026, Curug Sawer masih menjadi pilihan menarik untuk wisata sehari dari Sukabumi, Bogor, Cianjur maupun Jakarta. Selain air terjun, satu kawasan menyediakan Danau Situ Gunung, suspension bridge, area kuliner, camping dan beberapa fasilitas pendukung sehingga perjalanan tidak harus berhenti pada satu objek saja. Pilihan destinasi lain dapat dibandingkan melalui rekomendasi wisata Sukabumi 2026 sebelum menyusun itinerary.
Poin Penting Curug Sawer Situ Gunung
Lokasi: Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
Kawasan: Situ Gunung, Gunung Gede Pangrango
Jenis wisata: Air terjun, trekking, wisata hutan dan fotografi
Ketinggian air terjun: Sekitar 35 meter
Jarak dari pintu masuk: Sekitar 1,7 kilometer melalui jalur hutan
Jalur lewat suspension bridge: Memangkas perjalanan sekitar 500 meter
Harga tiket: Bergantung paket masuk Situ Gunung dan pilihan akses; cek tarif terbaru sebelum datang
Jam Curug Sawer: Sekitar 07.00–16.00 WIB pada hari biasa dan hingga sekitar 17.00 WIB saat weekend/high season
Jam kawasan utama: Situs resmi Situ Gunung saat ini mencantumkan 06.00–16.00 WIB
Durasi ideal: Sekitar 3–6 jam bersama eksplorasi Situ Gunung
Waktu terbaik: Pagi hari ketika cuaca cerah
Cocok untuk: Keluarga aktif, pasangan, komunitas, pencinta alam dan fotografi
Fasilitas dekat curug: Musala, toilet, food court dan layanan ojek menuju area gerbang
Perlengkapan penting: Sepatu antiselip, jas hujan, air minum dan pakaian hangat ringan
Catatan keselamatan: Jalur dapat licin ketika hujan dan debit air meningkat saat cuaca buruk
Situs resmi pengelola mengonfirmasi Curug Sawer mempunyai tinggi sekitar 35 meter. Informasi 2026 dari pengelola juga mencatat operasional Curug Sawer sekitar pukul 07.00–16.00 pada hari biasa dan hingga 17.00 ketika weekend atau high season.
Catatan Penting
Harga masuk Curug Sawer tidak selalu dapat dibaca sebagai satu tiket air terjun yang berdiri sendiri. Kawasan Situ Gunung memiliki beberapa skema perjalanan dan paket yang dapat mencakup suspension bridge, trekking, Danau Situ Gunung, asuransi, welcome drink, hingga layanan tambahan. Situs resmi paket bahkan menyebut akses Curug Sawer sebagai bagian dari beberapa paket perjalanan.
Ada publikasi 2026 yang menyebut tiket dasar Situ Gunung sekitar Rp18.500, tetapi harga tersebut tidak otomatis mencakup seluruh pengalaman premium seperti akses suspension bridge tertentu. Karena struktur paket dapat berubah, wisatawan sebaiknya memeriksa tarif pada loket atau saluran resmi pada hari kunjungan daripada menganggap satu angka sebagai total biaya wisata.
Cuaca menjadi faktor paling penting. Curug berada di kawasan hutan dan jalur yang dilewati mengandung tangga serta permukaan yang dapat basah. Jika hujan lebat, angin kuat, atau petugas membatasi akses, jangan memaksakan perjalanan. Prinsip yang sama penting ketika menjelajahi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango karena keselamatan dan konservasi harus ditempatkan di atas target itinerary.
Lokasi Curug Sawer Situ Gunung
Curug Sawer berada di kawasan wisata Situ Gunung, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasinya berada di kawasan hutan Gunung Gede Pangrango dan dapat diakses melalui pintu masuk Situ Gunung.
Dari pusat Kota Sukabumi, jaraknya sekitar 17 kilometer. Publikasi terbaru Agustus 2026 memperkirakan perjalanan menggunakan kendaraan sekitar 30 menit dalam kondisi lalu lintas yang mendukung. Angka waktu tersebut tetap harus diperlakukan sebagai estimasi karena kepadatan Cisaat dan akses menuju Kadudampit dapat berubah.
Kawasan ini termasuk salah satu pilihan wisata alam yang mudah dikombinasikan dengan perjalanan Sukabumi Utara. Bagi wisatawan yang merencanakan road trip lebih panjang, referensi wisata Jawa Barat dapat membantu mencari destinasi yang masih searah.
Karakter dan Keunikan Curug Sawer
Curug Sawer mempunyai bentuk air terjun tunggal yang jatuh dari tebing setinggi sekitar 35 meter. Aliran air yang mengenai bagian bawah menghasilkan percikan dan kabut halus yang terasa ketika pengunjung berada di titik pandang dekat curug.
Vegetasi tropis yang rapat menjadi latar utamanya. Lumut, pakis, pepohonan tinggi, batu-batu besar dan aliran sungai membentuk suasana yang berbeda dari air terjun yang berada dekat permukiman.
Nama “Sawer” sering dikaitkan dengan percikan air yang menyebar di sekitar jatuhan curug. Ketika cahaya, kabut air dan posisi matahari mendukung, pengelola bahkan menyebut pengunjung berpeluang melihat pelangi di sekitar air terjun.
Karakter semacam ini menjadikan Curug Sawer menarik bagi pencinta wisata alam Indonesia yang menginginkan perjalanan hutan tanpa harus mendaki gunung sampai puncak.
Daya Tarik Curug Sawer Situ Gunung
1. Air Terjun Setinggi Sekitar 35 Meter
Tinggi sekitar 35 meter membuat jatuhan air Curug Sawer terlihat cukup dramatis, terutama ketika debit sedang baik. Pengunjung dapat melihat aliran utama jatuh di antara dinding hijau dan bebatuan.
Area pandang berada cukup dekat sehingga suara air terdengar sangat jelas.
Tetap berdirilah pada titik yang memang diperuntukkan bagi wisatawan dan jangan melewati pagar pengaman.
2. Trekking di Tengah Hutan
Perjalanan menuju curug merupakan daya tarik tersendiri.
Jalur utama dari pintu masuk sekitar 1,7 kilometer. Pengunjung akan melewati kawasan hutan dengan udara sejuk, tanjakan, turunan dan tangga.
Rutenya bukan pendakian gunung berat, tetapi tetap membutuhkan stamina dasar.
Pengunjung yang terbiasa menikmati destinasi alam Nusantara kemungkinan akan menyukai perpaduan antara perjalanan kaki dan panorama air terjun ini.
3. Jembatan Gantung Situ Gunung
Salah satu pilihan menuju Curug Sawer adalah melalui Jembatan Gantung Situ Gunung.
Situs resmi menyebut jembatan tersebut memiliki panjang 243 meter. Sebelum menyeberang, pengunjung menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai prosedur yang ditetapkan pengelola.
Menyeberangi jembatan memberikan pengalaman berbeda sekaligus dapat memangkas jarak perjalanan menuju air terjun.
4. Jembatan Kayu di Dekat Curug
Sesampainya di kawasan Curug Sawer, terdapat jalur dan jembatan kayu yang memungkinkan wisatawan menikmati air terjun dari posisi relatif aman.
Kabut air dapat membuat area ini basah. Sepatu dengan sol yang mempunyai daya cengkeram baik sangat membantu.
5. Suasana Hutan Pegunungan
Hutan Situ Gunung memiliki lingkungan yang jauh lebih teduh dibandingkan kawasan perkotaan Sukabumi.
Situs pengelola menyebut kawasan hutannya merupakan habitat berbagai satwa. Jika bertemu satwa liar, jangan mendekat, memberi makan atau mencoba menyentuhnya.
Bagi pemburu suasana hijau, perjalanan ini dapat menjadi pelengkap dari daftar tempat wisata Indonesia yang lebih berorientasi pada ekowisata.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Trekking Ringan
Aktivitas utama sebelum sampai ke curug adalah berjalan menyusuri hutan.
Atur kecepatan sesuai kondisi fisik dan jangan memaksakan mengikuti rombongan yang lebih cepat.
Menikmati Panorama Air Terjun
Setelah tiba, luangkan waktu untuk menikmati suara air dan lingkungan sekitar daripada hanya mengambil foto kemudian langsung kembali.
Jarak dari pintu masuk membuat waktu istirahat sekitar 20–30 menit di area curug terasa cukup membantu sebelum perjalanan pulang.
Fotografi
Curug Sawer cocok untuk foto lanskap maupun portrait dengan latar air terjun.
Gunakan lensa atau kamera tahan percikan jika memungkinkan karena kabut air dapat mencapai area pandang.
Inspirasi perjalanan fotografi lainnya dapat ditemukan melalui panduan jelajah Indonesia.
Menyeberangi Suspension Bridge
Jika memilih paket yang mencakup jembatan gantung, perjalanan menuju curug terasa lebih lengkap.
Ikuti batas jumlah orang, arahan petugas dan prosedur keselamatan selama penyeberangan.
Menikmati Danau Situ Gunung
Curug Sawer dapat dikombinasikan dengan Danau Situ Gunung dalam kunjungan yang sama.
Situs resmi pengelola memasukkan danau serta Curug Sawer sebagai dua atraksi utama yang dapat dinikmati dalam rangkaian perjalanan Situ Gunung.
Harga Tiket Curug Sawer Situ Gunung 2026
Tarif Curug Sawer perlu dibedakan antara akses dasar kawasan dan paket aktivitas Situ Gunung.
Salah satu panduan perjalanan 2026 mencantumkan tiket kawasan sekitar Rp18.500 sebagai acuan. Namun, paket yang memasukkan Jembatan Gantung Situ Gunung, layanan tambahan, makanan ringan, asuransi atau fasilitas premium dapat mempunyai harga yang berbeda.
Karena itu, jangan menyusun anggaran hanya berdasarkan Rp18.500.
Siapkan biaya untuk tiket atau paket yang dipilih, parkir, makanan, minuman, kemungkinan layanan ojek, serta pengeluaran pribadi.
Wisatawan yang ingin menekan biaya dapat memilih skema kunjungan sesuai kebutuhan dan membandingkannya dengan berbagai wisata hemat Indonesia.
Jam Buka Curug Sawer 2026
Informasi resmi terbaru menyebut Curug Sawer beroperasi:
Hari biasa: sekitar 07.00–16.00 WIB
Weekend dan high season: sekitar 07.00–17.00 WIB.
Sementara halaman utama Situ Gunung yang diperbarui lebih baru mencantumkan jam kunjungan kawasan sekitar 06.00–16.00 WIB.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa jam area utama dan akses ke atraksi tertentu tidak harus sama.
Untuk perjalanan aman, datanglah sebelum pukul 09.00. Jangan baru memulai trekking menuju curug menjelang jam operasional berakhir.
Fasilitas di Curug Sawer
Situs resmi menyebut di sekitar Curug Sawer tersedia musala, toilet dan food court. Pengunjung yang terlalu lelah berjalan kembali juga dapat menemukan layanan ojek di dekat kawasan food court untuk menuju area gerbang.
Di kawasan Situ Gunung secara keseluruhan terdapat lebih dari sepuluh toilet, musala di beberapa titik, serta masjid dekat pintu masuk.
Fasilitas tersebut membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi tetap bawa air minum pribadi dan obat yang diperlukan.
Untuk keluarga, referensi wisata keluarga Indonesia dapat digunakan untuk membandingkan destinasi berdasarkan tingkat aktivitas dan fasilitas.
Kondisi Jalur dan Tingkat Kesulitan
Rute menuju Curug Sawer tergolong trekking wisata, bukan pendakian teknis.
Namun, terdapat tangga dan bagian jalur dengan perubahan elevasi. Setelah hujan, permukaan dapat menjadi lebih licin.
Pengunjung dengan masalah lutut, mobilitas terbatas atau stamina rendah sebaiknya mempertimbangkan kondisi fisik sebelum turun terlalu jauh.
Bawa air secukupnya tanpa membuat tas terlalu berat.
Anak-anak dapat ikut jika sudah terbiasa berjalan cukup jauh dan selalu didampingi orang dewasa.
Keamanan Saat Berkunjung
Air terjun memiliki debit yang dapat berubah setelah hujan.
Jangan berdiri di batu yang basah tepat di dekat aliran deras hanya untuk mengambil foto.
Jika pengelola memasang pembatas atau menutup bagian tertentu, patuhi instruksi tersebut.
Hindari trekking memakai sandal licin.
Saat menyeberangi suspension bridge, gunakan perlengkapan keselamatan yang disediakan dan ikuti instruksi petugas. Sistem penggunaan sabuk pengaman memang menjadi bagian dari prosedur yang dijelaskan pengelola.
Cara Menuju Curug Sawer Situ Gunung
Dari Kota Sukabumi
Dari pusat Kota Sukabumi, arahkan kendaraan menuju Cisaat kemudian Kadudampit dan Situ Gunung.
Jaraknya sekitar 17 kilometer dan estimasi perjalanan sekitar 30 menit dalam kondisi lancar.
Menggunakan Sepeda Motor
Motor menjadi pilihan praktis untuk perjalanan dari Sukabumi.
Pastikan rem dan ban dalam kondisi baik karena kawasan berada di daerah perbukitan.
Menggunakan Mobil
Mobil dapat digunakan sampai area parkir kawasan.
Datang lebih pagi pada weekend karena volume pengunjung dapat meningkat.
Menggunakan Kereta
Pengunjung dapat menggunakan kereta menuju kawasan Sukabumi atau Cisaat lalu meneruskan dengan kendaraan lokal.
Situs resmi Situ Gunung bahkan memiliki paket tertentu dengan titik pertemuan di Stasiun Cisaat dan transportasi lanjutan, meskipun ketersediaan serta harga paket harus dikonfirmasi lebih dahulu.
Untuk merancang perjalanan antarkota, gunakan inspirasi rute wisata Jawa Barat sebagai pembanding.
Waktu Terbaik Berkunjung
Pagi antara pukul 07.00–10.00 WIB menjadi periode ideal.
Udara masih segar, waktu trekking lebih panjang dan risiko pulang terlalu sore lebih kecil.
Hari kerja cocok bagi pengunjung yang ingin suasana relatif lebih tenang.
Musim hujan dapat membuat air terjun terlihat lebih deras, tetapi risikonya juga meningkat karena hujan, jalur licin dan perubahan debit.
Jangan menjadikan debit besar sebagai alasan datang ketika terdapat peringatan cuaca buruk.
Tips, Trik, dan Saran
Tips
Gunakan sepatu trekking atau sepatu olahraga dengan sol antiselip.
Bawa jas hujan ringan karena cuaca pegunungan dapat berubah.
Sediakan air minum, tetapi hindari membawa barang terlalu banyak.
Trik
Datang segera setelah kawasan dibuka supaya perjalanan menuju curug lebih santai.
Jika ingin merasakan suspension bridge sekaligus Curug Sawer, pilih paket yang memang mencakup keduanya agar rute lebih efisien.
Foto air terjun dari titik pandang resmi daripada mencari sudut ekstrem.
Inspirasi destinasi air terjun lain dapat dibandingkan dengan Curug Cibeureum 2026.
Saran
Jangan meninggalkan sampah di jalur maupun area curug.
Hindari memutar musik keras di tengah hutan.
Jangan memberi makan satwa liar.
Jika tubuh mulai sangat lelah, beristirahatlah dan gunakan layanan transportasi lokal yang resmi apabila tersedia daripada memaksakan trekking.
Cocok untuk Siapa?
Curug Sawer cocok bagi pasangan, komunitas, Gen Z, pencinta fotografi dan keluarga yang menyukai aktivitas outdoor.
Destinasi ini juga menarik bagi wisatawan pemula yang ingin merasakan trekking hutan tanpa pendakian sampai puncak.
Untuk lansia atau pengunjung dengan keterbatasan mobilitas, pertimbangkan jumlah tangga dan jarak jalan kaki sebelum membeli paket.
Wisatawan yang mencari perjalanan sangat santai tanpa banyak berjalan mungkin lebih cocok menikmati danau atau atraksi lain di Situ Gunung.
Itinerary Curug Sawer Situ Gunung 1 Hari
06.30: Berangkat dari pusat Sukabumi.
07.15: Tiba, parkir dan menyelesaikan tiket.
07.45–09.00: Trekking dan menyeberangi suspension bridge sesuai paket.
09.00–10.30: Menikmati Curug Sawer, berfoto dan beristirahat.
10.30–11.30: Kembali dari kawasan curug.
11.30–12.30: Makan siang.
13.00–14.30: Menikmati Danau Situ Gunung.
15.00: Bersiap keluar dari kawasan.
16.00: Melanjutkan wisata kuliner atau kembali ke penginapan.
Untuk menyusun kombinasi perjalanan, daftar 49 tempat wisata Sukabumi terbaru 2026 dapat menjadi referensi.
Itinerary Curug Sawer 2 Hari
Hari Pertama
Tiba di Sukabumi dan gunakan waktu untuk wisata kota, kuliner atau destinasi ringan.
Menginap di sekitar Cisaat atau Sukabumi dapat membuat perjalanan pagi berikutnya lebih santai.
Hari Kedua
Berangkat pagi menuju Situ Gunung.
Nikmati suspension bridge, Curug Sawer dan Danau Situ Gunung dalam satu rangkaian. Setelah makan siang dan beristirahat, perjalanan dapat dilanjutkan pulang.
Pilihan dua hari sangat disarankan bagi wisatawan dari Jakarta atau Bandung yang tidak ingin menghabiskan sebagian besar hari untuk berkendara.
Wisata Terdekat dari Curug Sawer
Danau Situ Gunung
Danau Situ Gunung merupakan kombinasi paling logis karena berada dalam kawasan yang sama.
Suasananya lebih tenang dan cocok menjadi lokasi beristirahat setelah trekking.
Jembatan Gantung Situ Gunung
Jembatan sepanjang sekitar 243 meter menjadi atraksi yang dapat sekaligus berfungsi sebagai bagian rute menuju Curug Sawer.
Amphitheater dan Area Situ Gunung
Situs resmi juga mencantumkan amphitheater, De’ Balcone, camping ground dan beberapa fasilitas wisata lain di kawasan.
Jika perjalanan diperluas ke kawasan konservasi lain, artikel panduan TNGGP 2026 dapat membantu menentukan destinasi yang sesuai.
Rute dari Kota Besar
Dari Jakarta
Perjalanan kendaraan pribadi dapat diarahkan menuju Bogor lalu Sukabumi dan Cisaat sebelum masuk Kadudampit.
Berangkat pagi sekali membantu mengurangi risiko terjebak kepadatan di jalur Bogor–Sukabumi.
Dari Bogor
Dari Bogor, lanjutkan perjalanan melalui koridor Sukabumi menuju Cisaat dan Kadudampit.
Periksa kondisi lalu lintas pada hari keberangkatan.
Dari Bandung
Dari Bandung, arahkan perjalanan menuju Cianjur kemudian Sukabumi.
Karena durasi perjalanan cukup panjang, menginap satu malam akan lebih nyaman.
Dari Cianjur
Dari Cianjur, perjalanan dapat diteruskan ke arah Sukabumi lalu Cisaat dan Kadudampit.
Gunakan navigasi aktual untuk memilih jalur terbaik.
Bagi wisatawan yang ingin menambah perjalanan pesisir, inspirasi Pantai Sawarna dan rute dari Sukabumi dapat dipertimbangkan untuk itinerary terpisah.
FAQ Curug Sawer Situ Gunung
1. Di mana lokasi Curug Sawer Situ Gunung?
Curug Sawer berada di Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam kawasan wisata Situ Gunung.
2. Berapa tinggi Curug Sawer?
Ketinggian Curug Sawer sekitar 35 meter menurut situs resmi pengelola Situ Gunung.
3. Berapa harga tiket Curug Sawer 2026?
Tiket dasar kawasan pernah dicantumkan sekitar Rp18.500, tetapi paket yang mencakup suspension bridge dan layanan lain memiliki tarif berbeda. Periksa harga aktual sebelum membeli.
4. Jam berapa Curug Sawer buka?
Acuan resmi 2026 menyebut sekitar pukul 07.00–16.00 WIB pada hari biasa dan hingga 17.00 WIB saat weekend atau high season.
5. Berapa jauh trekking menuju Curug Sawer?
Jalur dari pintu masuk sekitar 1,7 kilometer. Rute melalui Jembatan Gantung Situ Gunung dapat memangkas perjalanan sekitar 500 meter.
6. Apakah harus melewati Jembatan Gantung Situ Gunung?
Tidak selalu. Ada jalur trekking menuju Curug Sawer, sedangkan suspension bridge merupakan pilihan rute dan pengalaman tambahan sesuai paket yang dibeli.
7. Apakah Curug Sawer cocok untuk anak-anak?
Bisa untuk anak yang terbiasa berjalan dan selalu didampingi orang dewasa. Pertimbangkan jarak trekking, tangga, cuaca serta kondisi jalur.
8. Apakah ada toilet dan musala dekat Curug Sawer?
Ya. Situs resmi pengelola menyebut toilet, musala dan food court tersedia di sekitar kawasan Curug Sawer.
9. Kapan waktu terbaik berkunjung?
Pagi hari ketika cuaca cerah merupakan waktu terbaik karena pengunjung memiliki waktu lebih panjang untuk trekking dan kembali sebelum sore.
10. Berapa lama waktu ideal untuk wisata Curug Sawer?
Sekitar tiga sampai enam jam cukup jika Curug Sawer dikombinasikan dengan suspension bridge, makan, beristirahat dan menikmati Danau Situ Gunung.
Penutup
Curug Sawer Situ Gunung merupakan destinasi yang menarik bukan hanya karena air terjunnya setinggi sekitar 35 meter, tetapi juga karena pengalaman perjalanan menuju lokasi. Hutan tropis, jalur trekking, Jembatan Gantung Situ Gunung, percikan air, dan fasilitas wisata membuat kunjungan terasa lebih lengkap dibandingkan sekadar berhenti di satu titik panorama.
Untuk perjalanan 2026, jam Curug Sawer dapat dijadikan acuan sekitar 07.00–16.00 WIB pada hari biasa dan sampai sekitar 17.00 WIB ketika weekend atau high season. Struktur harga lebih baik diperiksa berdasarkan paket yang dipilih karena akses dasar dan pengalaman suspension bridge dapat memiliki komponen tarif berbeda.
Datanglah pagi, gunakan alas kaki antiselip, periksa cuaca, dan jangan memaksakan perjalanan jika kondisi jalur tidak aman. Dengan itinerary yang realistis, Curug Sawer dapat dikombinasikan dengan Danau Situ Gunung dan suspension bridge sehingga satu hari di Kadudampit memberikan pengalaman wisata alam Sukabumi yang lengkap.
Keyword Terkait
Curug Sawer Situ Gunung 2026, Curug Sawer Sukabumi, harga tiket Curug Sawer, tiket Situ Gunung 2026, jam buka Curug Sawer, lokasi Curug Sawer, rute Curug Sawer, trekking Curug Sawer, Jembatan Gantung Situ Gunung, Situ Gunung Sukabumi, wisata Kadudampit, air terjun Sukabumi, wisata Sukabumi 2026, wisata keluarga Sukabumi, wisata alam Jawa Barat, Suspension Bridge Situ Gunung, Danau Situ Gunung, Curug Sawer Gedepangrango, wisata TNGGP, tempat wisata Sukabumi






