Telaga Biru Cicerem merupakan salah satu destinasi wisata alam populer di Kabupaten Kuningan yang terkenal berkat airnya yang sangat jernih dengan nuansa biru hingga hijau toska. Ikan-ikan berwarna-warni yang berenang di dalam telaga dapat terlihat jelas dari permukaan, menciptakan panorama seperti akuarium alami di tengah lingkungan hijau Desa Kaduela.
Berada di Kecamatan Pasawahan dan tidak jauh dari kawasan kaki Gunung Ciremai, destinasi ini menawarkan kombinasi antara pemandangan telaga, pepohonan rindang, wahana foto, perahu, gazebo, hingga area untuk bersantai bersama keluarga. Telaga Biru Cicerem juga relatif lebih dekat dijangkau dari Cirebon sehingga sering masuk agenda wisata Kuningan bagi wisatawan dari Jawa Barat maupun luar daerah.
Popularitasnya terus bertahan hingga 2026. Pengelola menyebut Telaga Biru Cicerem sebagai salah satu destinasi favorit di Kabupaten Kuningan, sementara fasilitas dan wahana terus dikembangkan. Ayunan di tepian telaga, ikan hias, dermaga selfie, perahu, serta suasana alam menjadi alasan tempat ini menarik untuk fotografi maupun liburan santai.
Poin Penting Telaga Biru Cicerem
Lokasi: Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat
Alamat: Jalan Wisata Telaga Remis KM 1, Desa Kaduela
Jenis wisata: Wisata alam, wisata tirta, dan rekreasi
Nama lain: Situ Cicerem atau Talaga Biru Cicerem
Harga tiket: Rp15.000 per orang sebagai acuan resmi terbaru yang tersedia
Jam buka: 07.00–17.00 WIB setiap hari berdasarkan data Sisparnas
Daya tarik utama: Air jernih biru kehijauan, ikan warna-warni, ayunan, perahu, dan spot foto
Mulai dikembangkan: Sekitar 2010, sementara data lain mencatat operasional pariwisata berkembang pada periode berikutnya
Durasi kunjungan: Sekitar 2–4 jam
Waktu terbaik: Pagi hari
Cocok untuk: Keluarga, pasangan, komunitas, fotografer, dan wisatawan umum
Fasilitas: Toilet, tempat ibadah, gazebo, kuliner, parkir, pusat informasi, dan wahana wisata
Pembayaran: Tunai serta pembayaran non-tunai tercatat tersedia
Catatan: Tarif wahana tambahan dapat berbeda dari tiket masuk
Catatan Penting
Data terbaru pada Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional mencatat harga tiket Telaga Biru Cicerem sebesar Rp15.000 dengan jam operasional 07.00–17.00 WIB pada weekday maupun weekend. Data tersebut telah diverifikasi oleh Dinas Pariwisata. DetikJabar pada Agustus 2025 juga mencatat tarif Rp15.000 dan jam 07.00–17.00 WIB.
Tarif tersebut sebaiknya tetap dianggap sebagai acuan karena harga wahana, jasa fotografi, sewa fasilitas, parkir, atau layanan tambahan dapat berubah secara terpisah. Pengunjung yang datang pada masa liburan panjang juga sebaiknya memastikan kondisi terbaru sebelum berangkat.
Telaga ini merupakan sumber air sekaligus kawasan wisata. Menjaga kebersihan, tidak membuang sampah ke air, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan menjadi bagian penting dari kunjungan.
Lokasi Telaga Biru Cicerem
Telaga Biru Cicerem berada di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Basis data pariwisata nasional mencantumkan alamat di Jalan Wisata Telaga Remis KM 1, Desa Kaduela.
Lokasi ini berada di bagian utara Kabupaten Kuningan dan secara perjalanan justru cukup dekat dari Kota Cirebon. Portal wisata resmi Kabupaten Kuningan mencatat jarak dari Kota Cirebon sekitar 20 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 35 menit dalam kondisi normal, sedangkan perjalanan dari pusat Kuningan dapat membutuhkan sekitar satu jam.
Karena itu, wisatawan dari Cirebon dapat memasukkan Cicerem sebagai destinasi utama dalam perjalanan wisata Jawa Barat tanpa harus terlebih dahulu menuju pusat Kota Kuningan.
Sejarah dan Perkembangan Telaga Biru Cicerem
Sebelum terkenal sebagai tempat wisata, Telaga Biru Cicerem dikenal dengan nama Situ Cicerem. Menurut penjelasan pengelola pada Juni 2026, tempat ini dahulu terutama digunakan masyarakat setempat sebagai lokasi pemandian. Setelah akses jalan diperbaiki, kunjungan dari luar daerah mulai meningkat dan kawasan kemudian berkembang sebagai destinasi wisata.
Situs resmi pengelola menjelaskan bahwa pembenahan lebih serius mulai dilakukan sekitar 2010 ketika Desa Kaduela memperoleh program Desa Peradaban. Pada periode tersebut kawasan telaga mulai ditata, ikan hias ditambahkan, area perkemahan dikembangkan, dan kunjungan wisatawan perlahan meningkat.
Perkembangannya terus berlanjut dengan tambahan berbagai wahana dan fasilitas. Pemerintah Kabupaten Kuningan mencatat pembangunan gazebo, kolam renang anak, perapihan akses, penataan pedagang, perluasan area parkir, hingga pemasangan pembatas keamanan sebagai bagian dari pengembangan kawasan.
Kini Telaga Biru Cicerem menjadi salah satu wajah wisata alam Jawa Barat yang populer karena menggabungkan sumber air alami dengan aktivitas rekreasi modern.
Daya Tarik Telaga Biru Cicerem
1. Air Jernih Berwarna Biru Kehijauan
Keistimewaan utama Cicerem adalah kejernihan airnya. Dari tepian, pengunjung dapat melihat ikan, akar pohon, dan bagian dasar telaga di area tertentu.
Pantulan langit, vegetasi sekitar, dan karakter air menciptakan gradasi biru hingga hijau toska. Warna dapat terlihat berbeda mengikuti cuaca, cahaya matahari, posisi pengunjung, dan kondisi permukaan air.
Keindahan inilah yang membuatnya sering menjadi tujuan pencinta wisata alam Indonesia dan fotografi.
2. Ikan-Ikan Warna-Warni
Telaga Biru Cicerem dihuni banyak ikan hias yang menjadi bagian penting dari panorama. Ketika ikan berkumpul di air yang jernih, pemandangan terlihat seperti akuarium alami.
Pengunjung dapat melihat ikan dari tepian dan pada area yang telah disediakan. Pakan ikan juga tersedia di kawasan wisata berdasarkan pengalaman pengunjung terbaru pada Juli 2026.
Gunakan pakan yang diperbolehkan pengelola dan jangan memberikan makanan sembarangan karena dapat memengaruhi kualitas air.
3. Ayunan Ikonik di Tepian Telaga
Ayunan merupakan salah satu ikon fotografi Cicerem. Pada Juni 2026, pengelola menyebut ayunan ganda di sisi barat sebagai salah satu wahana paling diminati pengunjung.
Selain ayunan ganda, tersedia pula ayunan tunggal dan ayunan berbentuk burung. Kombinasi ayunan, air jernih, pepohonan, serta ikan menjadi komposisi foto yang membuat destinasi ini viral di media sosial.
4. Dermaga Selfie
Pengelola juga menyediakan dua dermaga selfie sebagai titik menikmati dan memotret panorama telaga. Pada Juni 2026 salah satu dermaga disebut sedang diperbarui untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Dermaga memberikan sudut yang lebih terbuka dibandingkan memotret dari bawah pepohonan.
Bagi pencinta destinasi Instagramable, area ini menjadi salah satu bagian yang layak dicoba.
5. Wahana Perahu
Pengunjung yang ingin menikmati telaga dari perspektif berbeda dapat mencoba perahu apabila beroperasi. Wahana tersebut masih disebut tersedia oleh pengelola pada 2026.
Ikuti kapasitas penumpang dan petunjuk petugas. Jangan berdiri atau mengubah posisi secara tiba-tiba ketika berada di atas perahu.
6. Pepohonan dan Suasana Teduh
Keindahan Cicerem tidak hanya berasal dari air. Pepohonan besar di sekitar telaga menciptakan kesan teduh dan membantu memberikan suasana alami.
Area gazebo dapat dimanfaatkan untuk beristirahat setelah berfoto atau berkeliling.
Kombinasi tersebut menjadikannya menarik sebagai tujuan liburan keluarga yang aktivitasnya tidak terlalu berat.
Spot Foto dan Aktivitas Favorit
Fotografi merupakan aktivitas paling populer. Selain ayunan dan dermaga, pengunjung dapat memanfaatkan latar permukaan air dan ikan sebagai elemen foto.
Waktu pagi biasanya memberikan keuntungan karena cahaya belum terlalu keras dan potensi keramaian lebih rendah dibandingkan siang atau akhir pekan.
Memberi makan ikan juga menjadi aktivitas sederhana yang menyenangkan, terutama bagi keluarga dengan anak.
Pengunjung dapat bersantai di gazebo, menikmati makanan, menjelajahi area telaga, mencoba perahu, atau memanfaatkan fasilitas rekreasi lain.
Bagi yang menyukai fotografi profesional, Cicerem juga dikenal sebagai lokasi foto prewedding. Jadesta Kementerian Pariwisata mencantumkan aktivitas prewedding dan spot foto sebagai produk wisata Desa Kaduela.
Kolam Terapi Ikan
Selain ikan yang berada di telaga utama, pengelola menyediakan beberapa titik kolam terapi ikan.
Pengunjung dapat menggunakan fasilitas tersebut sebagai aktivitas relaksasi setelah berjalan mengelilingi kawasan. Keberadaan kolam terapi ikan masih dikonfirmasi pengelola dalam informasi terbaru Juni 2026.
Aktivitas ringan seperti ini memperluas pilihan bagi wisatawan yang tidak tertarik menaiki wahana.
Pendopo dan Seni Tradisional
Telaga Biru Cicerem juga memiliki dua pendopo besar yang disebut mampu menampung sekitar 200 orang. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk berbagai kegiatan kelompok sesuai kebijakan pengelola.
Terdapat pula sanggar dengan perangkat kesenian Sunda seperti gamelan degung dan salung.
Unsur budaya memberikan karakter tambahan sehingga kunjungan tidak hanya berkaitan dengan wisata alam Kuningan, tetapi juga kehidupan masyarakat Desa Kaduela.
Harga Tiket Telaga Biru Cicerem 2026
Harga tiket masuk yang tercatat pada basis data Sisparnas adalah:
Weekday: Rp15.000 per orang
Weekend: Rp15.000 per orang
Tarif Rp15.000 juga tercatat dalam laporan lapangan DetikJabar pada Agustus 2025 sehingga angka tersebut mempunyai dasar yang cukup kuat untuk dijadikan acuan kunjungan 2026.
Namun biaya tiket masuk belum tentu mencakup seluruh wahana. Ayunan khusus, jasa foto, perahu, saung, pakan ikan, parkir, atau fasilitas tertentu dapat mempunyai tarif masing-masing.
Siapkan dana tambahan dan tanyakan harga sebelum menggunakan layanan. Strategi ini juga bermanfaat saat menjelajahi berbagai tempat wisata Kuningan agar anggaran perjalanan tetap terkendali.
Jam Buka Telaga Biru Cicerem 2026
Data resmi Sisparnas mencatat:
Senin–Jumat: 07.00–17.00 WIB
Sabtu–Minggu: 07.00–17.00 WIB
Jadi, Telaga Biru Cicerem dapat dikunjungi setiap hari berdasarkan informasi operasional yang tersedia.
Datang antara pukul 07.00 hingga 09.00 menjadi pilihan menarik jika ingin mendapatkan suasana lebih tenang. Pada akhir pekan dan musim liburan, pengunjung dapat meningkat tajam.
Informasi RRI pada Juni 2026 menyebut destinasi ini dapat menarik kunjungan dalam jumlah besar setiap pekan, sehingga datang lebih awal dapat membantu menghindari antrean spot foto populer.
Fasilitas Telaga Biru Cicerem
Data Sisparnas mencatat area parkir sekitar 700 meter persegi dengan kapasitas yang dilaporkan mencapai sekitar 150 sepeda motor, 100 mobil, dan 50 bus. Tersedia pula 16 toilet umum pada data tersebut, toilet khusus disabilitas dan lansia, jalur evakuasi, asuransi pengunjung, pusat informasi, tempat ibadah, serta puluhan layanan makanan dan minuman.
Menjelang libur Lebaran 2026, pengelola bahkan menyebut telah menyiapkan 25 toilet serta menambah petugas untuk menghadapi peningkatan kunjungan.
Gazebo, pendopo, warung, fasilitas fotografi, dan wahana melengkapi kebutuhan rekreasi.
Fasilitas yang cukup beragam membuat destinasi ini mudah dimasukkan dalam agenda wisata keluarga Jawa Barat.
Cara Menuju Telaga Biru Cicerem
Dari Cirebon
Cirebon merupakan salah satu titik keberangkatan paling praktis. Portal resmi pariwisata Kuningan mencatat jaraknya sekitar 20 kilometer dengan perkiraan perjalanan kurang lebih 35 menit dalam kondisi normal.
Rute melewati kawasan Sumber kemudian mengarah menuju Pasawahan dan Desa Kaduela.
Dari Pusat Kuningan
Dari pusat Kabupaten Kuningan, arahkan kendaraan menuju Pasawahan dan Desa Kaduela. Perjalanan dapat membutuhkan sekitar satu jam bergantung titik keberangkatan dan lalu lintas.
Dari Jakarta
Dari Jakarta, perjalanan dapat diarahkan menuju Cirebon kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Kuningan bagian utara melalui kawasan Sumber–Pasawahan.
Perhitungkan kemacetan terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Destinasi ini dapat dikombinasikan dengan berbagai wisata Jawa Barat lainnya dalam perjalanan beberapa hari.
Waktu Terbaik Berkunjung
Pagi hari menjadi pilihan utama. Udara masih relatif nyaman, cahaya lebih lembut untuk fotografi, dan jumlah pengunjung biasanya belum mencapai puncak.
Musim kemarau dapat memberikan peluang cuaca cerah lebih besar, tetapi kondisi aktual tetap harus diperiksa.
Hari biasa cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati telaga lebih tenang. Akhir pekan cocok bagi keluarga, tetapi beberapa spot foto dapat mengalami antrean.
Jika tujuan utama adalah fotografi, hindari datang terlalu siang karena cahaya keras dapat menghasilkan pantulan berlebihan pada permukaan air.
Tips, Trik, dan Saran
Tips
Datanglah pada pagi hari dan gunakan alas kaki nyaman karena pengunjung akan berjalan di beberapa bagian kawasan.
Bawa topi, air minum, tabir surya, dan uang tunai secukupnya.
Jaga anak-anak ketika berada dekat tepian telaga dan ikuti petunjuk keselamatan saat menggunakan perahu.
Trik
Jika ingin berfoto di ayunan populer, kunjungi spot tersebut sebelum kawasan semakin ramai.
Beri makan ikan menggunakan pakan yang tersedia atau diperbolehkan pengelola agar ekosistem tetap terjaga.
Susun perjalanan bersama destinasi lain di Pasawahan supaya kunjungan lebih efisien. Referensi rute wisata Kuningan dapat membantu menentukan pola perjalanan.
Saran
Jangan membuang sampah ke telaga dan jangan turun ke area air yang tidak diperbolehkan.
Hindari mengganggu ikan atau merusak akar serta vegetasi di sekitar sumber air.
Datanglah dengan tujuan menikmati alam, bukan hanya mengejar foto. Dengan begitu pengalaman jelajah alam terasa lebih lengkap.
Cocok untuk Siapa?
Telaga Biru Cicerem cocok untuk keluarga karena aktivitasnya relatif ringan dan tersedia fasilitas untuk beristirahat.
Pasangan dapat menikmati spot fotografi dan panorama telaga. Komunitas dapat memanfaatkan pendopo sesuai aturan yang berlaku.
Fotografer dan pembuat konten memiliki banyak pilihan sudut visual, terutama ikan di air jernih, ayunan, pepohonan, dan dermaga.
Lansia tetap dapat menikmati kawasan dengan menyesuaikan kemampuan berjalan. Wisatawan dengan kebutuhan aksesibilitas juga dapat mengonfirmasi fasilitas terbaru kepada pengelola.
Itinerary Telaga Biru Cicerem 1 Hari
07.00–07.30: Tiba, membeli tiket, dan menikmati suasana pagi.
07.30–09.00: Fotografi di tepian telaga, ayunan, dan dermaga selfie.
09.00–10.00: Memberi makan ikan atau mencoba perahu.
10.00–11.00: Bersantai di gazebo dan menikmati kuliner.
11.00–12.00: Menjelajahi fasilitas lain termasuk kolam terapi ikan.
12.00–13.00: Makan siang dan istirahat.
13.30–16.00: Melanjutkan perjalanan menuju destinasi sekitar Pasawahan.
Perjalanan satu hari seperti ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati beberapa destinasi Kuningan tanpa jadwal terlalu padat.
Itinerary Telaga Biru Cicerem 2 Hari
Hari Pertama
Datang pagi ke Telaga Biru Cicerem. Gunakan waktu hingga siang untuk menikmati telaga, spot foto, ikan, perahu, serta fasilitas lainnya.
Setelah makan siang, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Telaga Remis yang masih berada di kawasan Pasawahan.
Hari Kedua
Hari kedua dapat digunakan untuk mengeksplorasi destinasi berbeda di Kabupaten Kuningan seperti kawasan wisata di sekitar kaki Gunung Ciremai, wisata air, atau situs budaya sesuai rute perjalanan.
Menginap satu malam memberikan waktu lebih longgar sekaligus memungkinkan wisatawan menikmati lebih banyak wisata alam Jawa Barat.
Wisata Terdekat dari Telaga Biru Cicerem
Telaga Remis menjadi salah satu destinasi yang paling relevan karena berada di kawasan Pasawahan dan jalurnya berkaitan dengan akses menuju Cicerem.
Side Land Kaduela merupakan destinasi lain yang berada di Desa Kaduela. Jadesta Kementerian Pariwisata menyebut Desa Wisata Kaduela memiliki Telaga Biru Cicerem dan kolam renang Side Land sebagai dua destinasi wisatanya.
Kawasan Gunung Ciremai menawarkan berbagai pilihan wisata alam yang dapat dipertimbangkan sesuai lokasi, izin, dan kondisi operasional masing-masing.
Sebelum menggabungkan beberapa tempat, cek jam buka serta waktu tempuh agar agenda liburan Kuningan tetap nyaman.
Rute dari Kota Besar
Dari Jakarta
Arahkan perjalanan menuju Cirebon melalui jalur tol, kemudian lanjutkan menuju Sumber, Pasawahan, dan Desa Kaduela. Gunakan navigasi untuk menyesuaikan jalur terbaru.
Dari Bandung
Dari Bandung, wisatawan dapat menuju Kuningan melalui jalur yang sesuai kondisi lalu lintas kemudian bergerak ke Kecamatan Pasawahan.
Alternatif jalur dapat berubah sehingga navigasi real-time lebih berguna dibandingkan mematok satu rute.
Dari Cirebon
Cirebon menjadi titik terdekat di antara kota besar sekitar. Perjalanan menuju Cicerem sekitar 20 kilometer berdasarkan portal pariwisata Kabupaten Kuningan.
Rute ini ideal dikombinasikan dengan agenda wisata Cirebon dan Kuningan dalam dua hari.
FAQ Telaga Biru Cicerem
1. Di mana lokasi Telaga Biru Cicerem?
Telaga Biru Cicerem berada di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
2. Berapa harga tiket Telaga Biru Cicerem 2026?
Harga tiket yang tercatat pada data resmi adalah Rp15.000 per orang untuk weekday maupun weekend. Tarif wahana tambahan dapat berbeda.
3. Jam berapa Telaga Biru Cicerem buka?
Data Sisparnas mencatat jam operasional pukul 07.00–17.00 WIB setiap hari.
4. Apa yang membuat Telaga Biru Cicerem terkenal?
Daya tarik utamanya adalah air jernih bernuansa biru kehijauan, ikan warna-warni, pepohonan, serta spot ayunan di atas telaga.
5. Apakah ada perahu di Telaga Biru Cicerem?
Ya. Pengelola pada 2026 masih menyebut perahu sebagai salah satu wahana yang tersedia.
6. Apakah Telaga Biru Cicerem cocok untuk anak?
Cocok untuk wisata keluarga, tetapi anak tetap harus diawasi karena terdapat area perairan terbuka.
7. Apakah tersedia tempat makan?
Ya. Data pariwisata mencatat puluhan penyedia jasa makanan dan minuman di kawasan wisata.
8. Kapan waktu terbaik berkunjung?
Pagi hari sekitar pukul 07.00–09.00 menjadi waktu yang menarik karena suasana lebih nyaman dan biasanya belum terlalu ramai.
9. Apakah Telaga Biru Cicerem dekat dari Cirebon?
Relatif dekat. Portal wisata Kabupaten Kuningan mencatat jaraknya sekitar 20 kilometer dari Kota Cirebon dengan waktu perjalanan kurang lebih 35 menit dalam kondisi normal.
10. Apa wisata yang dekat dari Telaga Biru Cicerem?
Telaga Remis dan Side Land Kaduela merupakan dua pilihan yang relevan untuk dikombinasikan dalam perjalanan di kawasan Pasawahan.
Penutup
Telaga Biru Cicerem menawarkan daya tarik yang mudah dikenali: air sangat jernih, ikan berwarna-warni, pepohonan besar, dan spot fotografi ikonik di tepian telaga. Pengembangan fasilitas seperti perahu, dermaga selfie, ayunan, gazebo, kolam terapi ikan, serta pendopo membuat wisatawan mempunyai lebih banyak aktivitas selain sekadar melihat pemandangan.
Dengan tiket sekitar Rp15.000 dan jam operasional 07.00–17.00 WIB sebagai acuan resmi terbaru, destinasi ini dapat menjadi pilihan liburan keluarga yang relatif mudah direncanakan. Lokasinya yang lebih dekat dari Cirebon juga membuka peluang untuk menggabungkan perjalanan dengan berbagai tujuan wisata Indonesia lainnya di kawasan Cirebon dan Kuningan.
Datanglah pagi jika ingin mendapatkan suasana lebih tenang, selalu ikuti aturan wahana, dan jaga kebersihan sumber air. Keindahan Telaga Biru Cicerem sangat bergantung pada kejernihan air serta ekosistem yang mengelilinginya, sehingga menjaga lingkungan menjadi bagian penting dari setiap kunjungan.
Keyword Terkait
Telaga Biru Cicerem 2026, Telaga Biru Cicerem Kuningan, tiket Telaga Biru Cicerem, harga tiket Telaga Biru Cicerem 2026, jam buka Telaga Biru Cicerem, lokasi Telaga Biru Cicerem, Situ Cicerem Kuningan, wisata Desa Kaduela, wisata Pasawahan Kuningan, wisata alam Kuningan, telaga biru Kuningan, ayunan Telaga Biru Cicerem, ikan Telaga Biru Cicerem, rute Telaga Biru Cicerem, wisata dekat Telaga Biru Cicerem, Telaga Remis Kuningan, wisata keluarga Kuningan, spot foto Kuningan, wisata kaki Gunung Ciremai, wisata Kuningan 2026






