49 Tempat Wisata di Kuningan Terbaru 2026 yang Hits, Sejuk dan Wajib Dikunjungi

Kuningan bukan daerah yang langsung memamerkan seluruh pesonanya dari jalan raya. Daya tariknya justru muncul sedikit demi sedikit ketika perjalanan mulai menanjak ke kaki Gunung Ciremai, melewati desa-desa yang dikelilingi sawah, kemudian bertemu dengan telaga berair jernih, hutan pinus, mata air dan curug yang tersembunyi di balik perbukitan. Udara yang lebih sejuk dibandingkan kawasan Pantura membuat Kuningan terasa nyaman untuk perjalanan keluarga maupun akhir pekan, terutama bagi wisatawan yang ingin beristirahat dari suasana kota tanpa harus selalu mencari tempat wisata dengan wahana besar.

Menjelajahi Kuningan pada 2026 juga tidak harus terpaku pada satu jenis liburan. Kawasan Palutungan dan Cisantana menarik untuk pencinta gunung, camping dan panorama. Pasawahan mempunyai telaga serta hutan yang suasananya lebih tenang, sedangkan Jalaksana dan Cilimus menyimpan mata air, ikan dewa, wisata sejarah hingga kawasan rekreasi keluarga. Jika ingin perjalanan bernuansa budaya, Situs Purbakala Cipari, Linggarjati dan beberapa kawasan adat memberikan cerita berbeda dari wisata alam. Bahkan sekadar berkendara di antara desa kaki Ciremai sudah bisa menjadi bagian perjalanan karena panorama pegunungan sering menemani sepanjang jalan.

Daftar 49 wisata Kuningan terbaru 2026 berikut bukan berarti seluruh tempat baru dibuka pada tahun ini, tetapi merupakan kumpulan destinasi yang tetap menarik untuk dimasukkan ke agenda perjalanan 2026. Beberapa tempat di perbatasan Kuningan dengan Majalengka dan Cirebon juga dapat dijadikan tambahan karena jaraknya masih cukup dekat. Agar liburan tidak terlalu padat, bagi perjalanan berdasarkan kawasan: satu hari Palutungan–Cisantana, satu hari Pasawahan–Mandirancan, kemudian sisihkan waktu tersendiri untuk Linggarjati, Cilimus dan pusat Kota Kuningan.

1. Gunung Ciremai

Gunung Ciremai menjadi latar alam yang tidak pernah benar-benar jauh dari perjalanan di Kuningan. Gunung tertinggi di Jawa Barat ini memberikan karakter kuat bagi daerah sekitarnya, mulai dari hutan, mata air hingga udara pegunungan yang terasa sejuk.

Bagi pendaki, perjalanan menuju puncak merupakan kegiatan yang membutuhkan persiapan serius. Sementara wisatawan biasa tetap dapat menikmati kaki gunung melalui berbagai kawasan wisata tanpa harus mendaki sampai puncak.

Daya tarik: Pendakian, hutan pegunungan dan panorama.
Waktu terbaik: Menyesuaikan musim dan aturan pendakian.
Lokasi: kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Gunakan pintu pendakian resmi yang sedang dibuka.

2. Jalur Pendakian Ciremai Palutungan

Palutungan menjadi salah satu jalur yang dikenal para pendaki Gunung Ciremai.

Suasana hutan dan udara dingin sudah terasa sejak kawasan bawah sehingga tempat ini juga menarik bagi wisatawan yang hanya ingin menikmati lingkungan pegunungan.

Daya tarik: Hiking, hutan dan camping.
Waktu terbaik: Menyesuaikan kondisi pendakian.
Lokasi: Palutungan, Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kuningan, arahkan perjalanan menuju Cisantana–Palutungan.

3. Jalur Pendakian Ciremai Linggarjati

Linggarjati merupakan jalur lain untuk pendakian Gunung Ciremai dengan karakter perjalanan tersendiri.

Jalur ini lebih cocok untuk pendaki yang sudah mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan dengan baik.

Daya tarik: Pendakian dan hutan pegunungan.
Waktu terbaik: Menyesuaikan kondisi cuaca.
Lokasi: Linggarjati, Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Menuju kawasan Linggarjati kemudian mengikuti akses pendakian resmi.

4. Palutungan

Palutungan tidak harus selalu dikunjungi untuk mendaki.

Kawasan kaki Ciremai ini mempunyai udara dingin, pepohonan dan suasana yang cocok untuk sekadar menikmati akhir pekan bersama keluarga.

Daya tarik: Pegunungan, hutan dan camping.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore atau menginap.
Lokasi: Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kota Kuningan, arahkan perjalanan menuju Cisantana lalu Palutungan.

5. Curug Putri Palutungan

Curug Putri menjadi salah satu air terjun yang mudah dimasukkan ke itinerary Palutungan.

Aliran air di tengah pepohonan memberikan suasana segar setelah perjalanan menanjak menuju kaki Ciremai.

Daya tarik: Air terjun, hutan dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Palutungan, Cigugur.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan wisata Palutungan.

6. Curug Landung

Curug Landung menghadirkan suasana air terjun dengan lingkungan hijau yang cocok untuk wisata alam.

Tempat ini dapat digabungkan dengan perjalanan Palutungan dan beberapa destinasi Cisantana lainnya.

Daya tarik: Curug, pepohonan dan suasana sejuk.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Cisantana, Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kuningan, arahkan kendaraan menuju Cisantana.

7. Sukageuri View

Sukageuri View cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama Kuningan dari kawasan yang lebih tinggi.

Perbukitan, udara dingin dan pemandangan luas membuat sore menjadi waktu yang menarik untuk berkunjung.

Daya tarik: Viewpoint, camping dan panorama.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Cisantana, Cigugur.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur menuju Palutungan dan Cisantana.

8. Pondok Cai Pinus

Pondok Cai Pinus menghadirkan suasana hutan pinus dengan banyak sudut yang cocok untuk bersantai.

Tempat ini populer untuk perjalanan keluarga, pasangan maupun sekadar menikmati udara pegunungan tanpa trekking berat.

Daya tarik: Hutan pinus, fotografi dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Cisantana, Cigugur.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan perjalanan menuju Palutungan.

9. Ipukan Highland

Ipukan menawarkan suasana camping dan pegunungan yang terasa tenang ketika malam mulai turun.

Pagi hari sering menjadi waktu paling menarik karena wisatawan bisa menikmati udara dingin dan panorama dari ketinggian.

Daya tarik: Camping, panorama dan pegunungan.
Waktu terbaik: Sore hingga pagi atau menginap.
Lokasi: Cisantana, Kuningan.
Cara ke lokasi: Arahkan perjalanan dari Kuningan menuju kawasan Palutungan–Cisantana.

10. Tenjo Laut

Tenjo Laut menawarkan pemandangan Kuningan dari kawasan tinggi yang membuat mata dapat melihat jauh ke arah dataran di bawahnya.

Tempat ini cocok untuk menikmati sore sambil beristirahat setelah menjelajahi Palutungan.

Daya tarik: Panorama, perbukitan dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Cisantana, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dapat dimasukkan dalam rute wisata Palutungan dan sekitarnya.

11. Gua Maria Sawer Rahmat

Gua Maria Sawer Rahmat memberikan suasana wisata religi yang tenang di kawasan kaki Ciremai.

Lingkungan yang hijau membuat tempat ini cocok untuk perjalanan spiritual maupun wisatawan yang ingin menikmati ketenangan.

Daya tarik: Wisata religi dan suasana pegunungan.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Cisantana, Cigugur.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dari pusat Cigugur menuju kawasan Cisantana.

12. Telaga Cicerem

Telaga Cicerem atau yang sering dikenal sebagai Telaga Biru menjadi salah satu tempat paling menarik di Kuningan.

Air yang terlihat jernih dengan pepohonan rindang di sekitarnya membuat suasana terasa menenangkan.

Daya tarik: Telaga, air jernih dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Kaduela, Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kuningan, arahkan perjalanan menuju Pasawahan kemudian Desa Kaduela.

13. Telaga Nilem

Telaga Nilem menawarkan suasana yang lebih tenang dengan air yang terkenal jernih.

Ketika kondisi mendukung, dasar telaga dapat terlihat dan memberikan pengalaman berbeda dari danau biasa.

Daya tarik: Mata air, telaga dan alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dapat digabungkan dengan perjalanan Telaga Cicerem.

14. Telaga Remis

Telaga Remis berada di tengah lingkungan hutan yang membuat suasananya terasa adem.

Permukaan air yang tenang dan pepohonan di sekelilingnya cocok untuk keluarga yang ingin piknik atau berjalan santai.

Daya tarik: Danau, hutan dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Pasawahan, ikuti jalur menuju kawasan Telaga Remis.

15. Situ Wulukut

Situ Wulukut menghadirkan suasana danau yang lebih dekat dengan lingkungan pedesaan.

Pemandangan perbukitan dan air yang tenang membuat tempat ini cocok untuk wisatawan yang mencari suasana sederhana.

Daya tarik: Situ, panorama dan wisata santai.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Gunakan jalur lokal menuju kawasan Situ Wulukut.

16. Waduk Darma

Waduk Darma menjadi salah satu destinasi air paling terkenal di Kuningan.

Bentang perairan luas dengan latar perbukitan membuat tempat ini nyaman untuk menikmati sore dan perjalanan keluarga.

Daya tarik: Waduk, panorama dan rekreasi keluarga.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Darma, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kota Kuningan, arahkan perjalanan menuju Kecamatan Darma.

17. Balong Keramat Darmaloka

Darmaloka menawarkan wisata yang memadukan suasana alam dan cerita lokal.

Kolam alami, pepohonan besar dan lingkungan yang tenang membuat kawasan terasa berbeda dari tempat wisata modern.

Daya tarik: Mata air, sejarah lokal dan suasana alami.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Darma, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan perjalanan Waduk Darma.

18. Balong Dalem

Balong Dalem menjadi kawasan yang menarik untuk wisata alam dengan suasana pepohonan dan mata air.

Tempat ini cocok untuk keluarga maupun pencinta perjalanan santai.

Daya tarik: Mata air, hutan dan ekowisata.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kuningan, arahkan perjalanan menuju Jalaksana.

19. Objek Wisata Cibulan

Cibulan sudah lama menjadi salah satu tempat wisata yang identik dengan Kuningan.

Mata air alami dan keberadaan ikan dewa memberikan karakter yang sangat khas serta menarik untuk keluarga.

Daya tarik: Mata air, ikan dewa dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Maniskidul, Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur Kuningan menuju Jalaksana kemudian Maniskidul.

20. Kolam Ikan Dewa Cigugur

Ikan dewa juga menjadi bagian dari cerita budaya masyarakat Kuningan.

Kawasan kolam di Cigugur menarik untuk wisatawan yang ingin melihat ikan-ikan besar sekaligus mengenal cerita lokal di sekitarnya.

Daya tarik: Ikan dewa, budaya dan wisata edukasi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Mudah dijangkau dari pusat Kota Kuningan menuju Cigugur.

21. Paseban Tri Panca Tunggal

Paseban Tri Panca Tunggal menjadi salah satu tempat menarik untuk mengenal budaya dan sejarah masyarakat Sunda di Kuningan.

Arsitektur serta nilai tradisi yang melekat membuat kunjungan terasa berbeda dari wisata alam.

Daya tarik: Budaya, sejarah dan arsitektur.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore sesuai ketentuan kunjungan.
Lokasi: Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Cigugur dan mudah dijangkau dari pusat kota.

22. Situs Purbakala Cipari

Situs Purbakala Cipari menjadi tempat menarik bagi wisatawan yang ingin melihat jejak kehidupan masa lampau.

Koleksi batu dan lingkungan situs memberikan pengalaman edukasi yang cocok untuk keluarga serta pelajar.

Daya tarik: Arkeologi, sejarah dan edukasi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kuningan, arahkan perjalanan menuju Cipari.

23. Gedung Perundingan Linggarjati

Linggarjati menjadi salah satu tempat paling penting dalam wisata sejarah Kuningan.

Bangunan ini mengingatkan pada salah satu bab penting perjalanan diplomasi Indonesia, sehingga kunjungan terasa lebih bermakna jika wisatawan meluangkan waktu membaca cerita sejarahnya.

Daya tarik: Sejarah nasional dan arsitektur.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Linggarjati, Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kuningan atau Cirebon, arahkan perjalanan menuju Cilimus dan Linggarjati.

24. Taman Wisata Alam Linggarjati

Linggarjati tidak hanya menarik karena sejarahnya. Kawasan alam di sekitarnya juga memberikan udara sejuk dan pepohonan yang cocok untuk rekreasi.

Tempat ini bisa menjadi pasangan perjalanan setelah mengunjungi Gedung Perundingan Linggarjati.

Daya tarik: Hutan, udara sejuk dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Linggarjati, Cilimus.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan kaki Ciremai dekat Linggarjati.

25. Open Space Gallery Linggarjati

Open Space Gallery menjadi salah satu ruang publik menarik di kawasan Linggarjati.

Area terbuka membuat tempat ini cocok untuk kegiatan keluarga, komunitas maupun sekadar bersantai.

Daya tarik: Ruang terbuka, kegiatan komunitas dan keluarga.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Linggarjati, Cilimus.
Cara ke lokasi: Mudah digabungkan dengan perjalanan wisata Linggarjati.

26. Sangkanurip

Sangkanurip dikenal dengan sumber air panas dan suasana kaki gunung.

Berendam atau menikmati suasana kawasan dapat menjadi pilihan setelah seharian menjelajahi berbagai tempat wisata.

Daya tarik: Air panas dan relaksasi.
Waktu terbaik: Pagi, sore atau malam.
Lokasi: Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Linggarjati, lanjutkan perjalanan menuju Sangkanurip.

27. Sangkan Resort Aqua Park

Bagi keluarga yang membawa anak, kawasan rekreasi air Sangkanurip menjadi pilihan untuk aktivitas yang lebih ramai.

Tempat ini cocok ketika ingin mengimbangi itinerary alam dengan permainan air.

Daya tarik: Waterpark dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Sangkanurip, Cilimus.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan wisata Sangkanurip.

28. Woodland Kuningan

Woodland menawarkan suasana hutan dengan konsep wisata keluarga dan aktivitas outdoor.

Pepohonan tinggi membuat udara terasa lebih nyaman, terutama ketika datang sejak pagi.

Daya tarik: Hutan, outbound dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: kawasan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kuningan, arahkan perjalanan menuju Cilimus dan kawasan wisata Woodland.

29. Curug Sidomba

Curug Sidomba merupakan salah satu air terjun yang mudah dimasukkan ke perjalanan keluarga.

Lingkungan sejuk dan kawasan hijau membuat tempat ini cocok untuk beristirahat dari perjalanan panjang.

Daya tarik: Air terjun, hutan dan rekreasi keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kuningan, arahkan perjalanan menuju Jalaksana.

30. Curug Bangkong

Curug Bangkong menghadirkan air terjun dengan tebing dan lingkungan pedesaan yang terasa lebih alami.

Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin mencari wisata alam di luar kawasan Palutungan.

Daya tarik: Air terjun, tebing dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Nusaherang, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kuningan, arahkan kendaraan menuju Nusaherang.

31. Desa Wisata Cibuntu

Cibuntu menjadi salah satu desa wisata yang menarik untuk mengenal kehidupan pedesaan Kuningan.

Rumah masyarakat, alam, kegiatan tradisional dan suasana kaki gunung membuat perjalanan terasa lebih dekat dengan budaya lokal.

Daya tarik: Desa wisata, budaya dan alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore atau menginap.
Lokasi: Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Pasawahan, arahkan perjalanan menuju Desa Cibuntu.

32. Curug Gongseng

Curug Gongseng menjadi salah satu daya tarik alam yang bisa ditemukan ketika menjelajahi Cibuntu.

Air terjun dan lingkungan hijau membuatnya cocok untuk perjalanan trekking ringan.

Daya tarik: Curug, hutan dan trekking.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Desa Cibuntu, Pasawahan.
Cara ke lokasi: Dapat dikunjungi dari kawasan Desa Wisata Cibuntu.

33. Mata Air Cibuntu

Selain curug, kawasan Cibuntu juga menawarkan suasana pedesaan dengan sumber air alami.

Tempat seperti ini cocok untuk menikmati sisi desa yang lebih tenang sambil berjalan santai.

Daya tarik: Mata air dan suasana pedesaan.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Cibuntu, Pasawahan.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dari pusat desa.

34. Bukit Panembongan

Bukit Panembongan menawarkan panorama perbukitan dan daerah Kuningan dari ketinggian.

Pagi maupun sore menjadi waktu yang menyenangkan untuk datang karena cahaya lebih lembut untuk fotografi.

Daya tarik: Bukit, panorama dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Garawangi, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kota Kuningan, arahkan perjalanan menuju Garawangi.

35. Hutan Kota Bungkirit

Hutan Kota Bungkirit menjadi salah satu pilihan ruang hijau yang relatif dekat dari pusat Kuningan.

Pepohonan dan suasana teduh membuat tempat ini cocok untuk berjalan santai atau berolahraga ringan.

Daya tarik: Hutan kota dan ruang terbuka.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: sekitar Kota Kuningan.
Cara ke lokasi: Mudah dijangkau dari pusat kota.

36. Hutan Kota Mayasih

Mayasih memberikan alternatif lain untuk wisata hijau tanpa harus melakukan perjalanan panjang menuju gunung.

Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang di sekitar kawasan perkotaan.

Daya tarik: Hutan kota, pepohonan dan wisata santai.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dari pusat Kuningan melalui jalur lokal.

37. Taman Kota Kuningan

Taman Kota menjadi tempat sederhana untuk menikmati suasana pusat Kuningan.

Sore hingga malam biasanya lebih menarik karena wisatawan dapat berjalan santai sekaligus mencari kuliner di sekitar kota.

Daya tarik: Ruang publik dan wisata kota.
Waktu terbaik: Sore hingga malam.
Lokasi: pusat Kota Kuningan.
Cara ke lokasi: Mudah dijangkau dari berbagai bagian kota.

38. Masjid Syiarul Islam Kuningan

Masjid Syiarul Islam menjadi salah satu landmark religi yang mudah dikenali di pusat Kuningan.

Kunjungan dapat digabungkan dengan wisata kota dan kuliner di kawasan sekitarnya.

Daya tarik: Wisata religi dan arsitektur.
Waktu terbaik: Menyesuaikan waktu ibadah.
Lokasi: pusat Kuningan.
Cara ke lokasi: Mudah dicapai dari pusat kota.

39. Kebun Raya Kuningan

Kebun Raya Kuningan menawarkan suasana alam dengan koleksi tumbuhan serta bentang kawasan yang cukup luas.

Tempat ini cocok untuk keluarga, pelajar maupun wisatawan yang menyukai perjalanan edukatif.

Daya tarik: Tumbuhan, edukasi dan panorama.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Padabeunghar, Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Pasawahan, arahkan perjalanan menuju Padabeunghar.

40. Bukit Seribu Bintang

Nama Bukit Seribu Bintang menggambarkan daya tarik utamanya: menikmati panorama dari ketinggian dan suasana malam yang jauh dari pusat kota.

Tempat ini cocok untuk pencinta camping dan fotografi.

Daya tarik: Camping, perbukitan dan langit malam.
Waktu terbaik: Sore hingga pagi.
Lokasi: kawasan kaki Ciremai, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Gunakan jalur lokal menuju kawasan wisata perbukitan.

41. Talaga Surian

Talaga Surian menawarkan suasana hutan dan perbukitan yang cocok untuk wisatawan yang menyukai ketenangan.

Lingkungan di sekitarnya memberikan nuansa berbeda dari telaga yang berada di kawasan lebih ramai.

Daya tarik: Hutan, camping dan panorama.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore atau menginap.
Lokasi: Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Gunakan jalur menuju kawasan kaki Ciremai sesuai akses setempat.

42. Bumi Pelangi Jalaksana

Bumi Pelangi menjadi alternatif wisata keluarga di kawasan Jalaksana.

Suasana terbuka dan panorama sekitar cocok untuk bersantai serta mengambil foto bersama keluarga.

Daya tarik: Rekreasi keluarga dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kuningan, arahkan perjalanan menuju Jalaksana.

43. Side Land Kuningan

Side Land menawarkan konsep wisata rekreasi yang cocok bagi keluarga dan anak-anak.

Tempat ini dapat menjadi pilihan saat ingin mencari aktivitas yang lebih santai setelah menjelajahi telaga dan pegunungan.

Daya tarik: Wisata keluarga dan rekreasi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: kawasan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan perjalanan Telaga Cicerem dan Pasawahan.

44. Desa Wisata Sakerta Timur

Kawasan desa di sekitar Darma menawarkan suasana pedesaan dengan panorama perbukitan dan waduk.

Tempat seperti ini cocok untuk perjalanan yang lebih lambat, terutama bagi wisatawan yang menyukai suasana lokal.

Daya tarik: Desa wisata dan panorama pedesaan.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Darma, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dapat digabungkan dengan perjalanan menuju Waduk Darma.

45. Jalur Wisata Cisantana–Palutungan

Perjalanan menuju Cisantana dan Palutungan sendiri layak dinikmati sebagai bagian wisata.

Tanjakan, pepohonan, udara dingin serta pemandangan Kuningan dari ketinggian membuat road trip terasa menyenangkan.

Daya tarik: Road trip, pegunungan dan panorama.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kuningan, ikuti jalur menuju Cigugur–Cisantana–Palutungan.

46. Jalur Wisata Pasawahan

Pasawahan mempunyai banyak tempat menarik dalam jarak yang relatif bisa dirangkai, mulai dari telaga hingga desa wisata.

Perjalanan di kawasan ini cocok untuk keluarga yang ingin menikmati wisata air dan alam tanpa terlalu banyak berpindah arah.

Daya tarik: Telaga, desa dan alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Kuningan atau Cirebon, arahkan perjalanan menuju Pasawahan.

47. Telaga Herang

Jika ingin menambah destinasi di sekitar perbatasan Kuningan, Telaga Herang bisa menjadi pilihan meskipun secara administratif berada di Kabupaten Majalengka.

Air jernih dan suasana pedesaan membuat tempat ini cocok dikombinasikan dengan perjalanan Pasawahan.

Daya tarik: Telaga, air jernih dan alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, dekat Kuningan.
Cara ke lokasi: Dari Pasawahan, lanjutkan perjalanan menuju kawasan Sindangwangi.

48. Situ Cipanten

Situ Cipanten merupakan destinasi tambahan di sekitar Kuningan yang berada di wilayah Majalengka.

Danau kecil dengan suasana hijau dan air yang menarik menjadikannya cocok untuk perjalanan lintas kabupaten.

Daya tarik: Situ, fotografi dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Sindang, Kabupaten Majalengka, dekat Kuningan.
Cara ke lokasi: Dapat dikunjungi setelah perjalanan Pasawahan atau arah Majalengka.

49. Jalur Linggarjati–Cilimus–Sangkanurip

Menutup daftar ini adalah perjalanan yang menggabungkan sejarah, pegunungan dan relaksasi dalam satu jalur.

Mulailah dari Linggarjati, nikmati suasana kaki Ciremai, lanjutkan menuju Cilimus, kemudian akhiri perjalanan dengan menikmati kawasan Sangkanurip.

Daya tarik: Road trip, sejarah, pegunungan dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Linggarjati–Cilimus–Sangkanurip, Kabupaten Kuningan.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur utama Kuningan–Cilimus dan masuk ke masing-masing kawasan wisata.

15 Wisata Kuningan yang Paling Hits 2026

  1. Gunung Ciremai
  2. Palutungan
  3. Curug Putri Palutungan
  4. Sukageuri View
  5. Pondok Cai Pinus
  6. Telaga Cicerem
  7. Telaga Nilem
  8. Telaga Remis
  9. Waduk Darma
  10. Objek Wisata Cibulan
  11. Gedung Perundingan Linggarjati
  12. Desa Wisata Cibuntu
  13. Curug Sidomba
  14. Curug Bangkong
  15. Situs Purbakala Cipari

Rute Wisata Palutungan dan Cisantana 1 Hari

Mulailah dari Pondok Cai Pinus → Sukageuri View → Curug Landung → Palutungan → Curug Putri → menikmati sore di Tenjo Laut.

Jika ingin camping, perjalanan dapat dibuat dua hari satu malam dan menginap di Ipukan atau kawasan perkemahan lain di sekitar Cisantana.

Rute Wisata Telaga Kuningan

Gunakan perjalanan Telaga Cicerem → Telaga Nilem → Telaga Remis → Desa Wisata Cibuntu.

Rute ini cocok untuk keluarga yang menginginkan wisata alam tanpa trekking berat.

Rute Wisata Linggarjati dan Cilimus

Susun perjalanan Gedung Perundingan Linggarjati → Taman Wisata Alam Linggarjati → Open Space Gallery → Woodland → Sangkanurip.

Dalam satu hari, wisatawan dapat memperoleh perpaduan sejarah, hutan, rekreasi dan relaksasi.

Rute Wisata Sejarah dan Budaya Kuningan

Gunakan rute Situs Purbakala Cipari → Paseban Tri Panca Tunggal → Kolam Ikan Dewa Cigugur → Gedung Perundingan Linggarjati.

Rute ini cocok untuk keluarga dan pelajar yang ingin mengenal Kuningan dari sisi sejarah serta budaya.

Rute Wisata Darma

Mulailah dari Waduk Darma → Balong Keramat Darmaloka → desa-desa di sekitar Darma → menikmati sore di tepi waduk.

Kawasan ini cocok untuk perjalanan santai tanpa aktivitas terlalu berat.

Rute Kuningan 2 Hari 1 Malam

Hari pertama fokus pada Cisantana → Pondok Cai Pinus → Sukageuri View → Palutungan → Curug Putri kemudian menginap di kawasan pegunungan.

Hari kedua arahkan perjalanan menuju Cibulan → Linggarjati → Sangkanurip → Telaga Cicerem sebelum kembali pulang.

Tips Wisata ke Kuningan 2026

Kuningan mempunyai banyak tempat wisata yang berada di daerah pegunungan. Kendaraan sebaiknya dalam kondisi baik karena beberapa rute mempunyai tanjakan cukup panjang.

Untuk Palutungan dan Cisantana, datang sejak pagi agar panorama lebih jelas dan perjalanan belum terlalu ramai.

Jika mengunjungi curug, gunakan alas kaki yang tidak mudah licin serta hindari berada di aliran air ketika hujan deras.

Gunakan pakaian yang cukup hangat ketika camping di kaki Gunung Ciremai karena suhu malam dapat terasa jauh lebih dingin.

Untuk tempat budaya dan religi seperti Paseban atau Gua Maria, selalu menghormati aturan serta kegiatan yang sedang berlangsung.

Jika ingin mengunjungi beberapa telaga sekaligus, fokuskan perjalanan di kawasan Pasawahan agar waktu tidak terlalu banyak habis di kendaraan.

Penutup

Kuningan tidak membutuhkan gedung tinggi atau keramaian besar untuk membuat perjalanan terasa berkesan. Cukup melihat Gunung Ciremai berdiri di kejauhan, mendengar air mengalir di antara pepohonan, atau duduk di tepi telaga yang jernih, suasana liburan sudah terasa jauh dari rutinitas. Daerah ini mempunyai ketenangan yang sulit dibuat-buat, terutama ketika perjalanan mulai masuk ke desa dan kawasan kaki gunung.

Menariknya, setiap sudut Kuningan mempunyai alasan berbeda untuk dikunjungi. Cisantana mengajak wisatawan naik ke pegunungan, Pasawahan menawarkan kejernihan telaga, Linggarjati menyimpan bagian penting dari sejarah Indonesia, sedangkan Cibuntu memperlihatkan bahwa kehidupan desa pun dapat menjadi pengalaman wisata yang sangat berkesan. Ketika waktu lebih panjang, Waduk Darma dan kawasan perbatasan Majalengka bisa menjadi tambahan yang membuat perjalanan semakin lengkap.

Jadi untuk liburan Kuningan 2026, jangan membuat itinerary terlalu padat hanya demi mengejar banyak lokasi. Beri waktu menikmati udara, berjalan perlahan dan berhenti ketika menemukan panorama Ciremai di sepanjang jalan. Kuningan paling enak dinikmati bukan dengan terburu-buru, melainkan seperti secangkir kopi di pagi pegunungan: perlahan, hangat, dan meninggalkan rasa yang membuat perjalanan berikutnya terasa layak untuk direncanakan kembali.

Keyword terkait: wisata Kuningan terbaru 2026, wisata Kuningan, tempat wisata Kuningan, tempat wisata di Kuningan, destinasi wisata Kuningan, wisata Kuningan yang hits, wisata Kuningan 2026, wisata Kabupaten Kuningan, tempat wisata Kabupaten Kuningan, wisata Kuningan Jawa Barat, wisata Provinsi Jawa Barat, wisata Jawa Barat, tempat wisata Jawa Barat, wisata Jawa Barat terbaru 2026, wisata keluarga Kuningan, wisata anak Kuningan, wisata alam Kuningan, wisata pegunungan Kuningan, wisata curug Kuningan, wisata telaga Kuningan, tempat healing Kuningan, hidden gem Kuningan, wisata Kuningan yang estetik, wisata Cisantana, wisata Palutungan, Gunung Ciremai Kuningan, Curug Putri Palutungan, Curug Landung, Sukageuri View, Pondok Cai Pinus, Ipukan Highland, Tenjo Laut Kuningan, wisata Pasawahan Kuningan, Telaga Cicerem, Telaga Biru Kuningan, Telaga Nilem, Telaga Remis, Desa Wisata Cibuntu, Curug Gongseng, wisata Darma Kuningan, Waduk Darma, Darmaloka Kuningan, wisata Jalaksana, Cibulan Kuningan, Curug Sidomba, wisata Linggarjati, Gedung Perundingan Linggarjati, wisata Cilimus, Sangkanurip Kuningan, Woodland Kuningan, Situs Purbakala Cipari, Curug Bangkong Kuningan, wisata Cigugur, wisata dekat Kuningan, wisata sekitar Kuningan, wisata Majalengka dekat Kuningan, liburan ke Kuningan 2026.

Related posts