Sukabumi seperti sebuah peta perjalanan yang isinya baru terlihat ketika dibuka perlahan. Dari pusat kota yang sejuk, jalan dapat membawa wisatawan menuju danau tersembunyi di kaki Gunung Gede Pangrango, masuk ke kawasan hutan, lalu berakhir ratusan kilometer kemudian di pantai selatan yang langsung menghadap Samudra Hindia. Tidak banyak daerah di Jawa Barat yang mempunyai perubahan lanskap sedrastis ini. Dalam satu wilayah terdapat gunung, jembatan gantung, air terjun, geopark, perkampungan adat, sumber air panas, pantai untuk berselancar hingga kawasan konservasi penyu.
Menjelajahi Sukabumi pada 2026 juga tidak harus selalu diarahkan ke Palabuhanratu. Wisatawan yang hanya mempunyai satu hari dapat memilih Situ Gunung dan Kadudampit, sedangkan perjalanan dua hari bisa membawa liburan lebih jauh menuju Palabuhanratu dan Cisolok. Jika tersedia waktu lebih panjang, kawasan Ciletuh sangat layak mendapatkan jadwal tersendiri karena di sanalah perbukitan berbentuk amfiteater alami, air terjun tinggi dan pantai bertemu dalam satu bentang alam. Lebih ke selatan lagi terdapat Ujung Genteng, Pangumbahan dan berbagai pantai yang menawarkan wajah Sukabumi yang jauh lebih tenang.
Daftar 49 wisata Sukabumi terbaru 2026 berikut merupakan pilihan destinasi untuk perjalanan tahun ini, bukan berarti semuanya baru dibuka pada 2026. Cakupannya dibuat luas mulai dari Kota Sukabumi, Kadudampit, Cisaat, Palabuhanratu, Cisolok, kawasan Geopark Ciletuh, Ciracap, Surade hingga wilayah selatan Sukabumi. Jangan mencoba mengunjungi semuanya sekaligus. Cara terbaik menikmati Sukabumi adalah menentukan arah perjalanan: pilih pegunungan ketika ingin udara dingin, Palabuhanratu untuk perjalanan pantai, Ciletuh untuk petualangan, atau Ujung Genteng ketika ingin benar-benar menjauh dari suasana perkotaan.
1. Alun-Alun Kota Sukabumi
Alun-Alun Sukabumi menjadi tempat sederhana untuk memulai perjalanan sebelum bergerak menuju destinasi alam yang lebih jauh.
Kawasan pusat kota cocok digunakan untuk berjalan santai, menikmati suasana Sukabumi dan mencari kuliner sebelum memulai perjalanan berikutnya.
Daya tarik: Ruang publik, wisata kota dan kuliner sekitar.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: pusat Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Cara ke lokasi: Mudah dijangkau dari Stasiun Sukabumi dan berbagai bagian pusat kota.
2. Lapang Merdeka Sukabumi
Lapang Merdeka menjadi salah satu ruang terbuka yang cukup dikenal masyarakat Sukabumi.
Pagi hari cocok untuk berolahraga, sedangkan sore bisa digunakan untuk menikmati aktivitas kota dengan suasana yang lebih santai.
Daya tarik: Ruang terbuka, olahraga dan wisata santai.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Kota Sukabumi.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan pusat kota dan mudah dikunjungi bersama Alun-Alun Sukabumi.
3. Masjid Agung Kota Sukabumi
Masjid Agung memberikan pilihan wisata religi di tengah perjalanan menjelajahi pusat Sukabumi.
Arsitektur masjid dan suasana kawasan sekitarnya membuat tempat ini cocok disinggahi sebelum melanjutkan perjalanan keluar kota.
Daya tarik: Wisata religi dan arsitektur.
Waktu terbaik: Menyesuaikan waktu ibadah.
Lokasi: pusat Kota Sukabumi.
Cara ke lokasi: Berada tidak jauh dari Alun-Alun Kota Sukabumi.
4. SantaSea Water Theme Park
SantaSea menjadi pilihan untuk keluarga yang ingin menikmati wisata bermain air tanpa harus melakukan perjalanan menuju pantai selatan.
Berbagai area permainan menjadikan tempat ini cocok untuk anak-anak dan rombongan keluarga yang mencari aktivitas sehari penuh.
Daya tarik: Waterpark, permainan air dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Kota Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dengan perjalanan singkat dari pusat kota.
5. Situ Gunung
Begitu perjalanan memasuki Kadudampit, suasana Sukabumi mulai berubah menjadi lebih hijau dan sejuk. Situ Gunung menjadi salah satu tempat terbaik untuk merasakannya.
Danau yang dikelilingi pepohonan menawarkan suasana tenang untuk berjalan, berfoto atau sekadar duduk menikmati udara pegunungan.
Daya tarik: Danau, hutan dan udara sejuk.
Waktu terbaik: Pagi hari.
Lokasi: Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Kota Sukabumi, arahkan perjalanan menuju Cisaat kemudian Kadudampit.
6. Situ Gunung Suspension Bridge
Jembatan gantung Situ Gunung menjadi salah satu ikon wisata alam Sukabumi.
Berjalan di atas jembatan dengan hutan di bagian bawah memberikan pengalaman yang berbeda dari sekadar menikmati danau. Pemandangan semakin menarik ketika udara sedang cerah.
Daya tarik: Jembatan gantung, hutan dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: kawasan Situ Gunung, Kadudampit.
Cara ke lokasi: Masuk melalui kawasan wisata Situ Gunung.
7. Curug Sawer
Setelah melintasi kawasan hutan, perjalanan dapat diteruskan menuju Curug Sawer.
Air terjun yang dikelilingi pepohonan membuat tempat ini terasa segar dan cocok dijadikan tujuan setelah menikmati Suspension Bridge.
Daya tarik: Air terjun, hutan dan trekking.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: kawasan Situ Gunung, Kadudampit.
Cara ke lokasi: Dapat dicapai dengan mengikuti jalur wisata dari Situ Gunung.
8. Keranjang Sultan
Keranjang Sultan memberikan cara berbeda untuk menikmati kawasan Situ Gunung.
Wahana ini cocok bagi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman lebih seru sambil menikmati lingkungan hutan dari sudut yang berbeda.
Daya tarik: Wahana alam, hutan dan pengalaman unik.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: kawasan Situ Gunung, Kadudampit.
Cara ke lokasi: Berada dalam rangkaian wisata Situ Gunung.
9. Pondok Halimun
Pondok Halimun cocok bagi wisatawan yang lebih menyukai suasana hutan dan pegunungan daripada tempat wisata dengan banyak wahana.
Pepohonan, aliran air dan udara dingin membuat kawasan ini menarik untuk piknik, camping maupun perjalanan santai bersama keluarga.
Daya tarik: Hutan, camping dan wisata alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore atau menginap.
Lokasi: Sukabumi bagian utara.
Cara ke lokasi: Dari Kota Sukabumi, arahkan perjalanan menuju kawasan Selabintana dan Pondok Halimun.
10. Selabintana
Selabintana sudah lama dikenal sebagai salah satu kawasan rekreasi pegunungan Sukabumi.
Hamparan hijau dan udara yang lebih dingin membuat kawasan ini cocok untuk keluarga yang ingin beristirahat dari keramaian kota.
Daya tarik: Pegunungan, taman dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Sukabumi bagian utara.
Cara ke lokasi: Dari pusat Sukabumi, ikuti jalur menuju Selabintana.
11. Gunung Gede Pangrango Jalur Selabintana
Bagi pencinta pendakian, kawasan Sukabumi juga menjadi salah satu pintu untuk menikmati bentang Gunung Gede Pangrango.
Perjalanan membutuhkan persiapan fisik dan perlengkapan yang baik. Gunakan jalur resmi serta selalu mengikuti ketentuan pendakian yang sedang berlaku.
Daya tarik: Pendakian, hutan pegunungan dan panorama.
Waktu terbaik: Menyesuaikan musim dan aturan pendakian.
Lokasi: kawasan Selabintana, Sukabumi.
Cara ke lokasi: Menuju Selabintana kemudian titik jalur pendakian resmi.
12. Goa Buniayu
Goa Buniayu menawarkan petualangan yang benar-benar berbeda dari wisata Sukabumi lainnya.
Lorong bawah tanah, formasi batu dan suasana gelap menjadikan perjalanan cocok untuk wisatawan yang menyukai eksplorasi.
Daya tarik: Susur goa, formasi batu dan petualangan.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Kota Sukabumi, arahkan perjalanan menuju Nyalindung kemudian kawasan Buniayu.
13. Bukit Karang Para
Bukit Karang Para menawarkan panorama perbukitan dengan formasi batu yang menarik.
Tempat ini cocok untuk perjalanan singkat dari kawasan Kota Sukabumi maupun Cisaat, terutama bagi wisatawan yang menyukai fotografi alam.
Daya tarik: Bukit batu, panorama dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Kota Sukabumi, arahkan perjalanan menuju Gunungguruh.
14. Gunung Sunda
Gunung Sunda menjadi salah satu alternatif bagi wisatawan yang menyukai perjalanan ke dataran tinggi tanpa harus melakukan pendakian panjang seperti gunung besar.
Panorama perbukitan di sekitarnya terasa menarik ketika pagi dan menjelang matahari terbenam.
Daya tarik: Bukit, panorama dan hiking ringan.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: kawasan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Sukabumi, arahkan perjalanan menuju Cisaat.
15. Situ Sukarame
Situ Sukarame memberikan suasana lebih tenang melalui danau yang dikelilingi lingkungan hijau.
Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati perjalanan santai sebelum bergerak menuju kawasan Sukabumi lainnya.
Daya tarik: Danau, pepohonan dan wisata santai.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Arahkan perjalanan menuju kawasan Parakansalak dan mengikuti jalur lokal menuju situ.
16. Pantai Palabuhanratu
Perjalanan panjang dari pegunungan Sukabumi terasa berubah total ketika tiba di Palabuhanratu.
Laut Samudra Hindia, garis pantai dan suasana kota pesisir menjadikannya salah satu ikon wisata Kabupaten Sukabumi.
Daya tarik: Pantai, panorama Samudra Hindia dan sunset.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Kota Sukabumi, ikuti jalur menuju Cibadak kemudian Palabuhanratu.
17. Pantai Citepus
Pantai Citepus cocok dijadikan tempat pertama ketika mulai menjelajahi pesisir Palabuhanratu.
Garis pantainya cukup panjang dan suasananya cocok untuk berjalan atau menikmati sore bersama keluarga.
Daya tarik: Pantai, sunset dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Citepus, Palabuhanratu.
Cara ke lokasi: Berada di jalur pesisir Palabuhanratu menuju Cisolok.
18. Pantai Cimaja
Nama Cimaja cukup dikenal di kalangan pencinta olahraga selancar.
Karakter ombak serta suasana pesisir membuat kawasan ini terasa berbeda dari pantai keluarga biasa.
Daya tarik: Surfing, pantai dan panorama laut.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Cimaja, Cikakak, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Palabuhanratu, lanjutkan perjalanan ke arah Cisolok.
19. Pantai Karang Hawu
Karang Hawu mudah dikenali melalui formasi batu karang yang berada di sepanjang pesisir.
Perpaduan laut terbuka dan batuan menciptakan pemandangan dramatis, terutama ketika ombak sedang aktif.
Daya tarik: Batu karang, panorama laut dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur Palabuhanratu menuju Cisolok.
20. Pantai Cibangban
Cibangban menawarkan suasana pantai yang cocok untuk perjalanan keluarga.
Pesisirnya dapat dijadikan tempat bersantai setelah menjelajahi Karang Hawu dan sejumlah destinasi Cisolok.
Daya tarik: Pantai dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: kawasan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Berada di jalur pesisir Palabuhanratu–Cisolok.
21. Pemandian Air Panas Cisolok
Dari suara ombak, perjalanan di Cisolok dapat berubah menjadi pengalaman melihat aktivitas panas bumi.
Sumber air panas memberikan suasana berbeda dan cocok dijadikan selingan setelah seharian menjelajahi pantai.
Daya tarik: Air panas alami dan fenomena geologi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Palabuhanratu, lanjutkan menuju kawasan Cisolok.
22. Puncak Habibie
Puncak Habibie menawarkan kesempatan melihat garis pantai Sukabumi dari ketinggian.
Laut yang luas dan jalan pesisir di bawah membuat tempat ini sangat menarik ketika cuaca sedang cerah.
Daya tarik: Panorama laut, perbukitan dan sunset.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: kawasan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dimasukkan ke perjalanan Palabuhanratu–Cisolok.
23. Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa
Berada di kawasan perbukitan dekat laut, vihara ini menawarkan perpaduan wisata religi dan panorama.
Arsitektur serta lokasi yang menghadap kawasan pesisir membuat perjalanan terasa berbeda dari destinasi pantai.
Daya tarik: Wisata religi, arsitektur dan panorama laut.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: kawasan Loji, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Palabuhanratu, arahkan perjalanan menuju Simpenan dan Loji.
24. Goa Lalay Palabuhanratu
Goa Lalay menjadi salah satu tempat menarik bagi wisatawan yang ingin melihat sisi alam Palabuhanratu selain pantai.
Karakter goa serta kehidupan kelelawar membuat suasananya berbeda dan lebih cocok untuk pencinta wisata alam.
Daya tarik: Goa, kelelawar dan wisata alam.
Waktu terbaik: Menjelang sore dengan tetap memperhatikan keamanan.
Lokasi: sekitar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dari pusat Palabuhanratu.
25. Kasepuhan Ciptagelar
Ciptagelar membawa perjalanan Sukabumi memasuki cerita yang sama sekali berbeda.
Di sini daya tarik bukan hanya pemandangan, tetapi tradisi, arsitektur dan kehidupan masyarakat adat yang masih dijaga hingga sekarang.
Daya tarik: Budaya Sunda, kampung adat dan tradisi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore atau menginap sesuai ketentuan lokal.
Lokasi: kawasan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Perjalanan membutuhkan rute khusus menuju kawasan kasepuhan dan sebaiknya dipersiapkan sejak awal.
26. Kasepuhan Sinar Resmi
Kasepuhan Sinar Resmi menjadi pilihan lain untuk mengenal kehidupan masyarakat adat di Sukabumi.
Perjalanan ke sini cocok untuk wisatawan yang ingin memahami hubungan antara tradisi, pertanian dan kehidupan masyarakat di sekitar pegunungan.
Daya tarik: Budaya, tradisi Sunda dan wisata edukasi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur menuju kawasan kasepuhan di Cisolok.
27. Puncak Darma
Saat memasuki kawasan Ciletuh, Puncak Darma menjadi salah satu tempat terbaik untuk memahami luasnya bentang alam Sukabumi selatan.
Dari ketinggian, wisatawan dapat melihat teluk, persawahan, perbukitan dan garis pantai dalam satu pandangan.
Daya tarik: Panorama Ciletuh, sunset dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur menuju kawasan Geopark Ciletuh dan Puncak Darma.
28. Panenjoan Ciletuh
Nama Panenjoan sesuai dengan pengalaman yang ditawarkan: tempat untuk berhenti dan melihat bentang alam Ciletuh dari ketinggian.
Hamparan sawah dan formasi perbukitan menciptakan pemandangan yang berbeda dari kawasan pantai.
Daya tarik: Viewpoint, persawahan dan panorama geopark.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Tamanjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dikunjungi sebelum turun menuju kawasan inti Ciletuh.
29. Pantai Palangpang
Pantai Palangpang menjadi salah satu titik utama untuk menikmati sisi pesisir Ciletuh.
Pantai yang terbuka dengan latar perbukitan membuat kawasan ini cocok digunakan sebagai base sebelum menjelajahi air terjun di sekitarnya.
Daya tarik: Pantai, sunset dan panorama geopark.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Ciwaru, Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari jalur Ciletuh, arahkan perjalanan menuju kawasan Pantai Palangpang.
30. Curug Cimarinjung
Curug Cimarinjung memberikan pemandangan air terjun dengan tebing batu yang terlihat kuat dan dramatis.
Lokasinya relatif nyaman dimasukkan ke rute Ciletuh karena berada tidak jauh dari kawasan pesisir Palangpang.
Daya tarik: Air terjun, tebing dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Pantai Palangpang, lanjutkan perjalanan menuju Curug Cimarinjung.
31. Curug Cikanteh
Curug Cikanteh menjadi salah satu air terjun yang menarik bagi pencinta eksplorasi Ciletuh.
Aliran air bertingkat dan lingkungan hijau membuat perjalanan terasa semakin menarik setelah berjalan menuju kawasan curug.
Daya tarik: Air terjun bertingkat dan trekking.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan perjalanan menuju Curug Sodong.
32. Curug Sodong
Curug Sodong mempunyai karakter khas berupa aliran air yang jatuh berdampingan di antara tebing.
Kawasan sekitar relatif terbuka sehingga bentuk air terjun dapat dinikmati dari berbagai sudut.
Daya tarik: Air terjun kembar, tebing dan alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur wisata curug di kawasan Ciletuh.
33. Curug Awang
Curug Awang menawarkan tebing lebar yang memberikan karakter berbeda dibandingkan air terjun lainnya.
Saat debit air mendukung, aliran yang jatuh dari tebing menciptakan pemandangan yang sangat menarik.
Daya tarik: Tebing, air terjun dan panorama.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang saat cuaca baik.
Lokasi: Tamanjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Panenjoan, lanjutkan perjalanan menuju kawasan Curug Awang.
34. Curug Tengah
Curug Tengah dapat dimasukkan dalam perjalanan menjelajahi kawasan Curug Awang.
Lingkungan alam dan aliran air yang tersembunyi memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang menyukai trekking.
Daya tarik: Air terjun, trekking dan alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Tamanjaya, Ciemas.
Cara ke lokasi: Dapat dijelajahi melalui kawasan yang sama dengan Curug Awang.
35. Curug Puncak Manik
Puncak Manik menjadi salah satu air terjun yang menawarkan sensasi petualangan lebih kuat.
Perjalanan menuju lokasi membutuhkan stamina yang lebih baik, tetapi pemandangan air terjun dan tebing memberikan pengalaman yang sepadan.
Daya tarik: Air terjun, trekking dan petualangan.
Waktu terbaik: Berangkat sejak pagi.
Lokasi: kawasan Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Gunakan jalur lokal serta panduan kawasan ketika diperlukan.
36. Pulau Kunti
Pulau Kunti menawarkan suasana pesisir yang lebih liar dan alami di kawasan Ciletuh.
Karakter batuan, laut dan lingkungan sekitar menjadikannya menarik untuk wisata geologi serta fotografi.
Daya tarik: Geologi, laut dan petualangan.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: kawasan Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Akses mengikuti rute wisata lokal dan kondisi perjalanan kawasan.
37. Pantai Cikepuh
Pantai Cikepuh cocok untuk wisatawan yang memang mencari sisi Sukabumi selatan yang terasa lebih jauh dari keramaian.
Karakter alamnya masih kuat sehingga perjalanan sebaiknya dilakukan dengan persiapan matang.
Daya tarik: Pantai alami, petualangan dan panorama.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: Sukabumi Selatan.
Cara ke lokasi: Gunakan jalur menuju kawasan pesisir Cikepuh dan sesuaikan dengan kondisi akses setempat.
38. Pantai Ujung Genteng
Ujung Genteng menjadi salah satu nama besar dalam perjalanan menuju Sukabumi Selatan.
Pesisir panjang, suasana desa dan kehidupan nelayan memberikan karakter liburan yang jauh lebih santai dibandingkan kawasan kota.
Daya tarik: Pantai, sunset dan suasana pesisir.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Sukabumi, arahkan perjalanan menuju Jampang Kulon–Surade–Ciracap.
39. Pantai Pangumbahan
Pangumbahan terkenal karena mempunyai nilai penting bagi konservasi penyu.
Selain menikmati pantai, wisatawan dapat memperoleh pengalaman edukasi mengenai perlindungan satwa dengan selalu mengikuti peraturan kawasan.
Daya tarik: Pantai, konservasi penyu dan edukasi.
Waktu terbaik: Menyesuaikan kegiatan konservasi dan aturan kunjungan.
Lokasi: Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Ujung Genteng, lanjutkan perjalanan menuju Pangumbahan.
40. Pantai Cibuaya
Cibuaya menawarkan suasana pantai yang cocok untuk menikmati perjalanan lebih santai di Ujung Genteng.
Tempat ini menarik untuk menikmati laut dan menunggu perubahan warna langit menjelang sore.
Daya tarik: Pantai, sunset dan wisata santai.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: kawasan Ujung Genteng, Ciracap.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dari pusat kawasan wisata Ujung Genteng.
41. Pantai Tenda Biru
Pantai Tenda Biru menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi lebih banyak garis pantai di sekitar Ujung Genteng.
Lingkungan pesisir dan deretan pepohonan memberikan suasana berbeda dari pantai utama.
Daya tarik: Pantai, pepohonan dan wisata keluarga.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Lokasi: Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan perjalanan Ujung Genteng.
42. Pantai Minajaya
Minajaya menawarkan bentang pantai yang luas dan suasana pesisir selatan yang kuat.
Ketika kondisi air memungkinkan, area karang dan garis pantainya menjadi menarik untuk fotografi.
Daya tarik: Pantai, karang dan sunset.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Surade, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Surade, arahkan perjalanan menuju kawasan Pantai Minajaya.
43. Curug Cikaso
Curug Cikaso menjadi salah satu air terjun paling terkenal di Sukabumi selatan.
Beberapa aliran air yang jatuh berdekatan dengan lingkungan hijau menciptakan panorama yang terlihat megah dari area bawah.
Daya tarik: Air terjun, sungai dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: kawasan Jampang Kulon–Surade, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dari Surade, lanjutkan perjalanan menuju kawasan Curug Cikaso.
44. Curug Cigangsa
Curug Cigangsa menawarkan karakter tebing bertingkat yang berbeda dari Curug Cikaso.
Air mengalir melewati formasi batu sehingga menciptakan pemandangan yang terlihat unik ketika debit air mendukung.
Daya tarik: Air terjun bertingkat, batuan dan panorama.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: Surade, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dikunjungi dalam rangkaian perjalanan Sukabumi Selatan.
45. Pantai Amanda Ratu
Amanda Ratu memiliki panorama pesisir dengan pulau dan batuan di kejauhan yang memberikan karakter berbeda dari pantai berpasir biasa.
Tempat ini cocok untuk bersantai sambil menikmati pemandangan Samudra Hindia.
Daya tarik: Panorama laut, tebing dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: kawasan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan perjalanan menuju Ujung Genteng dan pantai selatan lainnya.
46. Muara Cipanarikan
Muara Cipanarikan menawarkan pertemuan antara sungai dan kawasan pantai yang masih terasa alami.
Perjalanan menuju lokasi memberikan suasana petualangan tersendiri sehingga lebih cocok untuk wisatawan yang ingin menjelajahi sisi Ujung Genteng di luar jalur utama.
Daya tarik: Muara, pantai dan panorama alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Lokasi: sekitar Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur lokal dari kawasan Ujung Genteng menuju Cipanarikan.
47. Pantai Ombak Tujuh
Nama Ombak Tujuh sudah lama menarik perhatian pencinta surfing dan perjalanan petualangan.
Lokasinya yang lebih jauh membuat suasananya terasa lebih alami dibandingkan pantai yang mudah dijangkau kendaraan biasa.
Daya tarik: Surfing, ombak dan pantai alami.
Waktu terbaik: Menyesuaikan kondisi laut.
Lokasi: Sukabumi Selatan.
Cara ke lokasi: Perjalanan membutuhkan persiapan lebih matang dan sebaiknya menggunakan informasi lokal mengenai akses terkini.
48. Pantai Karang Papak
Pantai Karang Papak menjadi tambahan menarik ketika menjelajahi pesisir Cisolok.
Karakter batuan dan panorama laut membuat tempat ini cocok untuk menikmati sore dengan suasana yang sedikit berbeda dari Karang Hawu.
Daya tarik: Pantai, batuan dan panorama laut.
Waktu terbaik: Sore hari.
Lokasi: Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Ikuti jalur pantai di kawasan Cisolok dari Palabuhanratu.
49. Curug Sentral
Curug Sentral menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menjelajahi bagian utara Kabupaten Sukabumi yang lebih dekat dengan kawasan pegunungan.
Aliran air dan lingkungan hijau memberikan suasana segar, terutama ketika dikunjungi pada pagi hari.
Daya tarik: Air terjun, hutan dan wisata alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Lokasi: kawasan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.
Cara ke lokasi: Arahkan perjalanan menuju Kabandungan kemudian mengikuti jalur lokal menuju kawasan curug.
15 Wisata Sukabumi yang Paling Hits 2026
Jika baru pertama kali berkunjung ke Sukabumi, beberapa destinasi yang layak diprioritaskan adalah:
- Situ Gunung
- Situ Gunung Suspension Bridge
- Curug Sawer
- Goa Buniayu
- Pantai Palabuhanratu
- Pantai Cimaja
- Pantai Karang Hawu
- Pemandian Air Panas Cisolok
- Puncak Darma
- Curug Cimarinjung
- Curug Cikanteh
- Curug Sodong
- Pantai Ujung Genteng
- Pantai Pangumbahan
- Curug Cikaso
Rute Wisata Sukabumi 1 Hari
Jika hanya memiliki satu hari dan berangkat dari Kota Sukabumi, pilih rute Situ Gunung → Suspension Bridge → Curug Sawer → menikmati sore di pusat Kota Sukabumi.
Rute ini relatif praktis karena tidak membutuhkan perjalanan hingga pesisir selatan.
Rute Wisata Palabuhanratu 1 Hari
Untuk wisata pantai gunakan Pantai Citepus → Pantai Cimaja → Karang Hawu → Pemandian Air Panas Cisolok → Puncak Habibie.
Mulailah sejak pagi dan gunakan sore untuk menikmati panorama dari kawasan yang lebih tinggi.
Rute Wisata Ciletuh 2 Hari 1 Malam
Hari pertama susun perjalanan Panenjoan → Curug Awang → Curug Tengah → Curug Sodong → Curug Cikanteh → Pantai Palangpang.
Hari kedua lanjutkan menuju Curug Cimarinjung → Puncak Darma → beberapa geosite atau pantai di sekitar Ciletuh.
Jangan memaksakan seluruh air terjun dalam satu hari jika kondisi fisik tidak memungkinkan.
Rute Wisata Ujung Genteng 2 Hari 1 Malam
Hari pertama gunakan rute Curug Cikaso → Pantai Ujung Genteng → Pantai Cibuaya → menikmati sunset.
Hari kedua bisa digunakan untuk Pangumbahan → Tenda Biru → Minajaya atau menjelajahi kawasan lain sesuai kondisi perjalanan.
Rute Sukabumi 3 Hari 2 Malam
Hari pertama gunakan untuk Situ Gunung dan Kadudampit, kemudian bergerak menuju Palabuhanratu.
Hari kedua jelajahi Citepus → Cimaja → Karang Hawu → Cisolok, lalu menginap di kawasan pesisir.
Hari ketiga dapat diarahkan menuju Ciletuh jika ingin melihat air terjun dan geopark, atau gunakan perjalanan khusus menuju Ujung Genteng jika mempunyai waktu lebih panjang.
Tips Wisata ke Sukabumi 2026
Jangan menganggap seluruh tempat wisata Sukabumi saling berdekatan. Jarak antara Kadudampit, Palabuhanratu, Ciletuh dan Ujung Genteng cukup jauh sehingga sebaiknya dibuat sebagai perjalanan terpisah.
Jika menuju Sukabumi Selatan, pastikan kondisi kendaraan prima karena perjalanan melibatkan jalur panjang dengan karakter jalan yang berubah-ubah.
Untuk wisata curug, pilih cuaca cerah dan gunakan alas kaki yang tidak mudah licin. Hindari berada terlalu dekat dengan aliran air ketika hujan deras.
Saat berada di pantai selatan, jangan menilai keamanan laut hanya dari kondisi air di tepi pantai. Samudra Hindia mempunyai ombak dan arus yang kuat sehingga selalu patuhi batas aman.
Untuk Ciptagelar dan kawasan adat lainnya, hormati aturan masyarakat lokal dan jangan melakukan dokumentasi atau kegiatan tertentu tanpa izin jika terdapat pembatasan adat.
Ciletuh lebih nyaman dinikmati dengan menginap. Perjalanan yang terlalu terburu-buru justru membuat wisatawan kehilangan kesempatan menikmati pemandangan dari jalur-jalur perbukitannya.
Penutup
Sukabumi bukan daerah yang memperlihatkan semua keindahannya dari jalan utama. Sebagian pengalaman terbaik justru muncul setelah kendaraan meninggalkan kota, memasuki jalan yang dikelilingi hutan, menuruni perbukitan menuju laut atau berhenti di sebuah desa yang awalnya tidak masuk rencana perjalanan. Itulah mengapa menjelajahi Sukabumi terasa berbeda: perjalanan menuju tempat wisata sering kali sama menariknya dengan destinasi yang dituju.
Ada pagi yang bisa dimulai dengan kabut di Situ Gunung, siang dihabiskan mendengar suara air Curug Sawer, sementara hari berikutnya mata sudah melihat ombak Samudra Hindia di Palabuhanratu. Jika kendaraan terus bergerak ke selatan, lanskap kembali berubah menjadi bentang raksasa Ciletuh, air terjun dan desa-desa pesisir. Lebih jauh lagi, Ujung Genteng menghadirkan suasana ketika jadwal seolah tidak lagi terlalu penting dan satu sore cukup dihabiskan hanya dengan duduk menghadap laut.
Jadi ketika merencanakan wisata Sukabumi 2026, jangan membuat perjalanan sebagai perlombaan mengumpulkan sebanyak mungkin lokasi. Pilih satu kawasan, beri waktu untuk menikmati jalan menuju ke sana dan sisakan ruang untuk berhenti ketika menemukan pemandangan menarik. Sukabumi bukan tempat yang meminta wisatawan datang sekali lalu selesai. Ia lebih seperti perjalanan panjang dari gunung menuju laut—semakin jauh dijelajahi, semakin banyak alasan yang ditemukan untuk kembali.
Keyword terkait: wisata Sukabumi terbaru 2026, wisata Sukabumi, tempat wisata Sukabumi, tempat wisata di Sukabumi, destinasi wisata Sukabumi, wisata Sukabumi yang hits, wisata Sukabumi 2026, wisata Kota Sukabumi, tempat wisata Kota Sukabumi, wisata Kabupaten Sukabumi, tempat wisata Kabupaten Sukabumi, wisata Sukabumi Jawa Barat, wisata Provinsi Jawa Barat, wisata Jawa Barat, tempat wisata Jawa Barat, wisata Jawa Barat terbaru 2026, wisata keluarga Sukabumi, wisata anak Sukabumi, wisata alam Sukabumi, wisata pantai Sukabumi, wisata pegunungan Sukabumi, tempat healing Sukabumi, hidden gem Sukabumi, wisata Sukabumi yang estetik, wisata Kadudampit, wisata Situ Gunung, Situ Gunung Suspension Bridge, Curug Sawer Sukabumi, wisata Selabintana, Pondok Halimun Sukabumi, Goa Buniayu Sukabumi, wisata Palabuhanratu terbaru 2026, tempat wisata Palabuhanratu, Pantai Citepus, Pantai Cimaja, Pantai Karang Hawu, wisata Cisolok, air panas Cisolok, Puncak Habibie Sukabumi, wisata Ciptagelar, wisata Geopark Ciletuh, wisata Ciletuh terbaru 2026, Puncak Darma Ciletuh, Panenjoan Sukabumi, Pantai Palangpang, Curug Cimarinjung, Curug Cikanteh, Curug Sodong, Curug Awang, wisata Ujung Genteng terbaru 2026, Pantai Ujung Genteng, Pantai Pangumbahan, wisata Surade, Curug Cikaso, Curug Cigangsa, Pantai Minajaya, Pantai Ombak Tujuh, wisata dekat Sukabumi, wisata sekitar Sukabumi, liburan ke Sukabumi 2026.
